Diatas Karpet Biru, Koalisi Non Parlemen Deklarasi KMS

0
111

Surabaya NAWACITAPOST – Jelang tahapan pendaftaran Calon L1 dan L2, suhu politik di Surabaya kian menggeliat. Saat ini, terdapat 10 Parpol empunya kursi di Parlemen yang tengah menggodok calonnya masing-masing. Delapan sudah mengusung Machfud Arifin meski belum memperlihatkan calon wakilnya, dan dua Parpol masih belum menentukan sikapnya.

Disisi lain, ada kekuatan yang patut pula diperhitungkan yakni enam Parpol non Parlemen yang sampai dengan saat ini belum mengarahkan kiblatnya.

Berbekal 7,1% suara di Pileg 2019 lalu, enam Parpol non Parlemen yang terdiri dari Partai Perindo, PBB, HANURA, BERKARYA, GARUDA dan PKPI, membentuk suatu Koalisi yang mereka Deklarasikan sebagai ‘KOALISI MEMBANGUN SURABAYA’. Rabu (19/8/20)

Dipercaya memimpin deklarasi, Edy Rahmat, ketua DPC HANURA Surabaya membacakan kesepakatan bersama yang intinya siap mensukseskan Pemilu yang berintegritas dan damai serta akan menjaga komitmen koalisi secara utuh dalam menentukan sikap siapa yang bakal didukungnya nanti.

Sementara, Samsurin ketua pelaksana deklarasi dalam sambutannya menegaskan bahwa tujuan koalisi ini adalah untuk membangun Surabaya kedepan.

Ketua DPC PBB Surabaya ini berharap, sebagai anak bangsa sekaligus warga Surabaya, kehadiran koalisi ini turut dalam memeriahkan kontestasi Pilwali sekaligus mengawasi jalannya Pemilu yang Damai dan berintegritas sehingga dapat mencetak pemimpin yang berkualitas untuk lima tahun kedepan.

Disisi yang sama, Sekretaris pelaksana deklarasi, Yudi Rusmanto menjelaskan, sampai saat ini belum ada penentuan sikap dari koalisi ini. ” Kita masih menunggu dan mengamati sejauh mana langkah partai-partai di parlemen, baik yang sudah ada Calon Walikotanya maupun yang masih belum menentukan sikap,” ujarnya didepan Nawacitapost usai deklarasi.

Nantinya, menurut Yudi yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris DPD Partai Perindo, setelah ada penetapan calon dari KPU, Koalisi akan segera berkoordinasi untuk menentukan dukungannya.

Ditanya kenapa tidak menentukan sikap dari sekarang ? Politisi dari Pradah Kalikendal ini menegaskan bahwa masih banyak kemungkinan yang akan terjadi dan koalisi ini tidak mau salah dalam menentukan dukungannya. (BNW)