Kamis, 4 Juni 2026

Cerdasnya Jokowi : Yasonna Sita Aset, Prabowo Subianto Redam Cendana

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Rabu, 15 Juli 2020 | 11:51 WIB
Jakara, NAWACITAPOST-Pemindahan Ibukota ke Kalimantan Timur dan Food Estate atau lumbung pangan baru ke Kalimantan Tengah sudah ada dalam era Soekarno dan Soeharto.

Baca Juga : Milik Keluarga Cendana, Gedung Granadi Disita Negara


Di era Jokowi kedua program itu arahnya dilaksanakan, dan butuh dana besar. Lalu apa hubungannya program tersebut dengan Yasonna Laoly dan Prabowo Subianto?

Menteri Hukum dan HAM Yasonna baru saja berhasil mengekstradisi Maria Lumowa (kasus Bank BNI 1946 sebesar 1,7 triliun rupiah). Ekstradisi Maria ini bisa terkait dengan penyitaan asetnya yang ada di luar negeri.

Kepercayaan Yasonna (seperti dalam unggahan instragam yasonna.laoly) semakin bertambah,  karena kemarin (Selasa, 14/7/2020) Parlemen Senayan melalui Paripurna berhasil mengesahkan Mutual Legal Assitance/MLA menjadi Undang-Undang. Yang Ketua Pansusnya Ahmad Sahroni dari Fraksi Nasdem.

Melalui UU ini, aset hasil tindak pidana yang disimpan di Swiss sebelum UU tentang perjanjian bantuan hukum timbal balik antara Republik Indonesia dan Konfederasi Swiss tetap berlaku, bisa dilacak, dan disita negara.

UU ini bersifat retroaktif. Jadi, seluruh kejahatan fiskal, pencucian uang, atau apa saja yang terjadi sebelum perjanjian ini bisa tetap kita lacak. Kabarnya aset yang akan disita  jumlahnya mencapai 10.000 triliun rupiah lebih.

Ibukota Baru dan Food Estate

Prabowo Subianto ditunjuk Jokowi sebagai bos food estate dan tak tertutup kemungkinan sebagai penanggung jawab pemindahan ibukota baru.

Kabarnya food estate hampir seluruhnya di klaim punya Cendana, agar negara mudah menyitanya maka penempatan Prabowo dianggap langkah tepat.

Apalagi pihak Teuku Umar 46 dalam hal ini kediaman Pribadi Megawati Soekarnoputri tak mempermasalahkan penunjukan Prabowo. Bagi Mega selama Prabowo yang ditunjuk maka itu tak perlu dipersoalkan.

Prabowo adalah orang yang bicara terus terang, saat menjadi rivalitas pun Mega sangat hormat, Prabowo pun demikian.

Sempat dicibir tentang anggaran pemindahan ibukota baru, ditambah dengan anggaran food estate akhirnya terjawab sudah. Yasona yang menyita aset dengan bekal UU MLA tanpa hambatan di parlemen,  serta Prabowo meredam dan ‘mengijinkan’ Cendana menyerahkan asetnya kepada Negara. Itulah cerdasnya Jokowi

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB