Bebas Dari Penjara, Apakah Karir Politik Eks Ketum PPP, Romahurmuziy, Lanjut ?

1
103
Bebas Dari Penjara, Apakah Karir Politik Eks Ketum PPP, Romahurmuziy, Lanjut ?

Jakarta, NAWACITAPOST- Eks Ketum PPP,  Romahurmuziy keluar dari penjara setelah menjalani masa tahanan kasus korupsi. Lalu bagaimana karir politik pria yang akrab disapa Rommy?

Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi belum bisa memastikan apakah Rommy akan bergabung kembali dengan partainya. Masalah bergabung atau tidak, sepenuhnya merupakan hak politik yang bersangkutan. Lagi pula, sekarang Rommy masih ingin fokus dengan kasusnya di Mahkamah Agung (MA).

“Apakah kembali masuk ke PPP, itu sepenuhnya hak politik ada di pak Rommy. Tapi berdasarkan informasi, beliau masih fokus kasasi di MA,” ujar Baidowi kepada wartawan, Kamis (30/4/2020).

Baca Juga : Buruh Terdampak Corona, KSPI Tak akan Turun ke Jalan Pada 1 Mei

Pria yang biasa disapa Awiek itu menuturkan, pembebasan Rommy sebagai tahanan KPK adalah berkah bulan Ramadan. Sehingga dapat berkumpul kembali dengan keluarganya.

“Tentu itu menjadi berkah Ramadan bagi Pak Rommy bisa berkumpul dengan keluarga,” ujar Awiek.

 

RomahurmuziyAwiek menilai pembabasan Rommy sudah sesuai dengan putusan tingkat banding di Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta. Di mana, Rommy memang sudah seharusnya bebas karena telah menjalani masa hukuman yang sesuai.

“Tentu PPP menilai kalau bicara putusan PT harusnya bebas. Apalagi ada perintah dari MA kepada PT bahwa masa tahanan terdakwa sudah sama dengan vonis. Maka, atas nama hukum harus dibebaskan,” ujar Baidowi.

Lebih lanjut, Awiek memandang agar proses kasasi atas putusan Pengadilan Tinggi pun tidak bisa menghilangkan hak Rommy untuk bebas dari Rutan. Dengan begitu, diharapkan putusan MA dapat dijalankan diterapkan segara konsekuen.

“Soal ada upaya hukum kasasi itu tak menghilangkan hak terdakwa. Kami berharap putusan MA diterapkan secara konsekuen. Namun sejauh ini, kami belum bisa komunikasi dengan keluarga Pak Rommy. Atas nama hukum, KPK juga tunduk pada putusan hakim,” tandas Awiek.

 

Comments are closed.