Tanggapi Cuitan Fadjroel : Memang para Pecundang yang Bermain di Air Keruh

0
96
foto. dok. Indopolitika.com

Jakarta, Nawacitapost – Pengamat politik nasional Ujang Komarudin dari Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), menilai cuitan Jubir Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman di akun twitternya merupakan suatu hal yang wajar, karena watak dan sifat  politisi seperti itu.

“Memang mereka kebanyakan para pecundang, yang bisa saja bermain di air keruh dan mencoba dan mencoba mengeruk keuntungan dalam mewabahnya virus Corona,” kata Ujang yang dirilis AKURAT.CO, Senin (23/3).

Ujang pun mengatakan, dalam politik tak ada rangkul merangkul jika kepentingannya beda. Tak ada rangkulan jika tak ada keuntungan bagi mereka. “Kenapa kita lambat dalam memerangi Wabah Corona, karena para politisi tak satu kata. Main masing-masing,” imbuhnya.

Menurut Ujang, kritikan sangat perlu bagi partai politik. Karena dari situlah mereka akan mencari keuntungan masing-masing. Keuntungan untuk dirinya, kelompok dan partainya.

“Jadi di kepala mereka isinya untung, untung, dan untung. Tak peduli banyak rakyat yang sudah berguguran karena virus Corona. Kita sangat prihatin. Namun tak ada rasa empati sedikit pun dari mereka para politisi,” ungkapnya.

Ia mengaku, tak bisa menebak sosok politisi seperti apa yang dimaksud Fadjroel. Tetapi, watak politisi semuanya sama, hanya mementingkan diri sendiri.

Ujang menyarankan, lebih baik ungkapan Jubir pemerintah tak perlu dipublis ke sosial media dalam situasi seperti ini. Karena khawatir jika ada masyarakat yang melihat, akan saling menyalahkan.

“Harusnya FR tampil saja di televisi untuk mejelaskan hal-hal yang sebenarnya. Kalau di tweet akan multi tafsir dan akan saling curiga dan menyalahkan,” sarannya. Akurat.co