Penundaan Tahapan Pilkada Akibat covid-19 Penting Untuk Perhatikan

0
37

Jakarta, Nawacitapost – “Ini adalah wujud dari upaya melindungi dan menyelamatkan jiwa manusia sebagai langkah terpenting otoritas negara saat ini”

Demikian hal itu diungkapkan, Manajer Program Perludem, Fadli Ramadhanil, dalam siaran tertulisnya yang diterima nawacitapost, pada Ahad, 22 Maret 2020.

Fadli pun mengatakan, keputusan Komisi Pemilihan Umum atau KPU sudah tepat sebagai langkah mitigasi, karena wabah virus Corona atau Covid-19 sudah dinyatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai pandemi global.

Namun ditegaskan Fadli terhadap tahapan pilkada, sebagai ajang transisi kepemimpinan daerah dapat disesuaikan pelaksanaannya dengan perkembangan penanganan Covid-19. Hal itu katanya, menjadi penting untuk diperhatikan, mengingat tahapan pelaksanaan pilkada memiliki irisan waktu dengan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 selama situasi darurat nasional.

Hal lain dijelaskan, tahapan pilkada memiliki aktivitas yang mengharuskan berkumpulnya atau terjadinya pertemuan tatap muka antara penyelenggara pemilu dan pemilih. Termasuk juga interaksi antar penyelenggara pemilu, maupun penyelenggara pemilu dengan peserta pilkada.

“Padahal, interaksi langsung adalah salah satu langkah yang mesti diminimalisir untuk dilakukan dalam mencegah penyebarluasan Covid-19,” kata dia.

Dengan demikian ujarnya, KPU menunda beberapa tahapan dalam pelaksanaan Pilkada 2020 atau Pilkada serentak karena pandemi Covid-19 semakin meluas.

“Memutuskan, menetapkan penundaan tahapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, dan/atau wali kota dan wakil wali kota tahun 2020,” seperti dikutip dari surat bernomor 179/PL.02-Kpt/01/KPU/111/2020 yang ditandatangani Ketua KPU Arief Budiman pada 21 Maret 2020.

Ditambahkannya, ada beberapa hal yang ditunda. Pertama adalah pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS), kemudian menunda verifikasi syarat dukungan calon perorangan yang belum disahkan. Kemudian, menunda pembentukan petugas pemutakhiran data pemilih. Dan yang terakhir adalah tahapan menunda pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here