Adi Praytino: Didalam Koalisi Isi Otaknya Beda-beda

28
148
Adi Praytino: Didalam Koalisi Isi Otaknya Beda-beda

NAWACITA- Direktur Eksekutif Paramater Politik Indonesia Adi Praytino menilai ke depan bukan tidak mungkin parpol oposisi muncul dari dalam pemerintahan. Gelagatnya seperti tidak sejalannya pernyataan presiden dengan parpol koalisi pendukungnya.

“Bahwa di dalam (koalisi) banyak kepentingan, isi otaknya beda-beda, justru ke depan (keinginan) Presiden Jokowi belum tentu disetujui oleh parpol pendukung,” Kata Adi Minggu (17/11/2019).

Fenomena tersebut mulai terlihat, ketika Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut akan mengevaluasi sistem pemilihan kepala daerah (Pilkada) langsung. Hal tersebut tentu bertolak belakang dengan pernyataan Presiden Jokowi yang memastikan pilkada provinsi, kabupaten, kota tetap melalui mekanisme pemilihan langsung.

Baca Juga : Prabowo: ASEAN mempunyai Potensi kekayaan Alam

“Masih ada upaya partai lain yang mencoba meminta untuk melakulan evaluasi dan mengembalikan (Pilkada dipiliih) ke DPRD. Itu artinya sekalipun tidak ada visi misi menteri, ada menteri berkeinginan dengan parpol tertentu yang kemungkinan tidak sejalan dengan pemerintah,” jelasnya.

Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah itu menambahkan, kondisi tersebut dipicu adanya parpol besar yang beranggapan memiliki kekuasaan lebih besar dari Presiden. Hal ini menjadi tantangan ke depan Presiden Jokowi dapat mengantisipasi potensi hadirnya oposisi dari dalam pemerintahannya sendiri.

Comments are closed.