Inas: Hanura Tak Ngemis Jabatan Menteri-Wakil Menteri

5
131

Jakarta,NAWACITA-Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah Zubir merespons pernyataan Jubir Presiden Jokowi Fadjroel Rachman yang menyebut tak ada lagi penambahan posisi di Kabinet Indonesia Maju. Inas menegaskan Hanura tak mengemis jabatan menteri atau wakil menteri.

“Saya tegaskan kepada Saudara Fadjroel Rahman bahwa Hanura tidak mengemis-ngemis jabatan menteri maupun wakil menteri di Kabinet Indonesia Maju. Tapi kalau memang Hanura diakui sebagai teman seperjuangan dalam pilpres yang lalu, maka sudah sepantasnya jika Hanura diajak bicara,” kata Inas dalam keterangannya, Sabtu (26/10/2019).

Inas menyayangkan pernyataan Fadjroel yang dianggapnya menyangkal keterlibatan Hanura dan dua partai lain, seperti PKPI dan PBB, yang tak masuk Kabinet Indonesia Maju. Pernyataan Fadjroel, menurut Inas, mengisyaratkan bahwa tiga partai tersebut meminta jatah menteri ke Jokowi.

“Seolah-olah ketiga partai di atas meminta jatah kursi menteri atau wakil menteri di Kabinet Indonesia Maju,” tegas Inas.

Selain itu, Inas merasa tersinggung oleh pernyataan Fadjorel yang menyebut formasi kabinet Jokowi sudah bisa bekerja dengan baik, tanpa Hanura, PKPI, dan PBB. Pernyataan Komisaris Utama PT Adhi Karya itu dianggap seolah-olah, jika 3 partai tersebut terlibat dalam kabinet, Kabinet Indonesia Maju tak berjalan baik.

“Betul Hanura kecewa karena kami manusia normal, tapi tidak berarti Hanura ingin memaksakan kehendak untuk meminta-minta jatah kepada Jokowi. Kami sepenuhnya mendukung keputusan apa pun yang diambil oleh Presiden dan itulah totalitas Hanura,” kata Inas.

Sebelumnya, Jokowi memiliki 12 wakil menteri di periode 2019-2024. Fadjroel memastikan tidak ada lagi tambahan kursi wamen.

“Tidak ada, tidak ada. Yang masih ada Wantimpres dan utusan khusus,” kata Fadjroel di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (25/10).

Jika melihat komposisi pendukung, Hanura, PKPI, dan PBB tidak mendapat jatah wamen. Apa kata Istana?

“Pak Jokowi dengan hak beliau cukup. Cukup. Saya pikir sudah cukup,” kata Fadjroel.

“Mudah-mudahan dengan ini mereka bisa bekerja sebaik-baiknya. Kemarin dalam rapat perdana beliau mengatakan juga segera bekerja, tidak ada lagi waktu berdiam, apalagi memperlambat,” imbuhnya.

 

Comments are closed.