House urges Forestry Ministry to set up forest fire task forces
Jakarta, NAWACITA – Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk menyusun gugus tugas khusus di setiap daerah untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang memerlukan bantuan dari semua pihak.

“Saya mendorong KLHK membentuk gugus tugas khusus di setiap daerah dengan tugas pokok dan langkah-langkah pencegahan mencegah Karhutla,” kata Bamsoet di Jakarta, Minggu.

Dia menjelaskan, dari catatan historis tentang kasus Karhutla, Kementerian LHK perlu meminta persetujuan untuk menetapkan gugus tugas pada tingkat daerah yang dilakukan Tupoksi-nya atau menerapkan langkah-langkah pencegahan jika mencegah Karhutla.

Kekuatan gugus tugas sesuai dengan dia, akan sangat ideal jika bersumber dari sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, TNI / Polri serta masyarakat adat dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Selain mencegah pengrusakan atau membakar oleh manusia, sangat penting bagi gugus tugas seperti ini juga berkoordinasi dengan BMKG untuk memahami kerumitan, khususnya dalam periode musim panas atau panas,” katanya.

Dia menilai, gugus tugas itu dilengkapi dengan peralatan yang memadai agar mampu memberikan responsif saat dibutuhkan.

Menurut Bamsoet, di wilayah manasaja yang memerlukan penguatan gugus tugas seperti itu bisa dipetakan berdasarkan catatan historis Karhutla dan perlindungan serta kebutuhan masyarakat lokal.

Selain itu, Bamsoet menilai potensi Karhutla yang dikembalikan menjadi rutinitas di Indonesia, dapat diperkaya dengan upaya-pencegahan preventif yang efektif dan itu dapat direalisasikan jika ada kemauan yang baik dan kesungguhan dari semua pihak.

Menurut dia, penyelesaian langkah itu bisa dilakukan dengan sungguh-sungguh dan sungguh-sungguh, Peraturan Pemerintah (PP) No.45 tahun 2004 bisa mencegah atau meminimalisir potensi Karhutla.

Baca Juga: Spanduk Bergambar Gibran Bermunculan di Kota Solo

“PP ini memberi wewenang kepada semua pihak mengenai tingkat daerah untuk pelindungan atau perlindungan hutan dari aksi pengrusakan atau pembalakan hutan untuk tujuan apa pun,” katanya.

Baca juga :  Islam (di) China

Comments are closed.