Terkait Penambahan Anggota Koalisi, PPP Serahkan kepada Jokowi

12
143

Jakarta, NAWACITA- Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden RI Joko Widodo terkait dengan kemungkinan bertambahnya anggota Koalisi Indonesia Kerja (KIK) karena merupakan hak prerogatif Jokowi.

“Kami menyerahkan kepada beliau karena hak prerogatif. Jokowi sudah menyampaikan bahwa sebelum membuat keputusan akan meminta pandangan partai-partai, dan itu belum terjadi,” kata Arsul di Jakarta, Selasa.

Asrul mengatakan, Partai Persatuan Pembangunan memegang komitmen Jokowi bahwa akan berkomunikasi dan diskusi sebelum membuat keputusan sehingga partainya tidak mempermasalahkan berbagai wacana yang berkembang.Kalau sudah ada komitmen Jokowi seperti itu, menurut dia, tidak perlu ada diskursus di ruang publik sehingga tinggal menunggu pertemuan antara Jokowi dan pimpinan partai koalisi.

“Kami yakin Jokowi akan bicara dengan partai koalisi sehingga proses dialog dan tukar pandangan akan terjadi. Kalau ada komitmen itu, untuk apa ada diskursus di ruang publik, tunggu saja pertemuan Jokowi dengan para ketua umum partai,” ujarnya.

Sekjen PPP Asrul mengatakan bahwa rencana pertemuan antara Jokowi dan pimpinan partai belum dijadwalkan karena kemungkinan Jokowi sedang melakukan langkah persiapan menyusun kabinet.

Menurut  Asrul, bisa saja Jokowi melihat nama yang bagus namun tidak dalam usulan calon menteri, lalu meminta masukan ketua umum partai KIK.Namun, dia menegaskan bahwa PPP belum mengajukan nama-nama kadernya untuk menjadi calon menteri karena ingin melihat dahulu portofolio kementerian.

Comments are closed.