Kadin: Jokowi-Prabowo Secepatnya Bertemu Untuk Memberiksn Sinyal Positif

1
278
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kanan) bersalaman dengan capres no urut 02 Prabowo Subianto sebelum mengikuti Debat Pertama Capres & Cawapres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). Debat tersebut mengangkat tema Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme. ANTARA FOTO/Setneg-Agus Suparto/foc.

Jakarta, NAWACITA– Mahkamah Konstitusi (MK) akan membacakan keputusan sidang sengketa hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 , Kamis 27 Juni 2019.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani menilai, rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowo perlu dilakukan pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Perlu untuk Pak Jokowi-Prabowo bertemu untuk memberikan sinyal positif ke seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya, Kamis (27/6).

Menurut Kadin, rekonsiliasi pasca putusan MK terkait sengketa Pilpres 2019 perlu dilakukan agar menunjukan bahwa kepentingan negara tetap di kedepankan.

Pertemuan antara Jokowi-Prabowo diyakini akan meredakan suhu hangat politik. Dengan stabilnya kondisi politik, maka pengusaha bisa lebih percaya untuk berinvestasi.

“Bahwa kita boleh berbeda dalam perjuangan masing-masing tapi akhirnya yang terpenting adalah kepentingan bangsa, negara dan rakyat Indonesia,” kata Rosan.

Sebelumnya Kadin juga mengungkapan harapan terkait sidang putusan sengketa hasil Pilpres 2019 di MK.

Rosan mengatakan bahwa pengusaha berharap sidang MK hari ini berjalan lancar dan kondisi keamanan tetap aman dan damai.

Pengusaha juga berharap apapun keputusan MK terhadap sengketa Pilpres 2019 bisa diterima dan dihormati oleh semua pihak.

 

Comments are closed.