Jusuf Kalla Menilai Soal Penangguhan Soenarko dan Eggi

23
150

Jakarta, NAWACITA- Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai pemberian penangguhan penahanan Soenarko dan Eggi Sudjana karena keduanya belum berbuat tindakan makar.

“Makar itu kalau mereka berbuat sesuatu yang bisa menurunkan pemerintahan. Mereka kan cuma pidato saja, tidak ada langkah-langkah mau ‘coup’,” kata Wapres dalam jumpa pers di Kantor Wapres, Jakarta, Selasa (25/6), terkait penangguhan penahanan Eggi Sudjana.

Menurut Wapres, penangguhan penahanan keduanya wajar.

Kalla menjelaskan, proses hukum atas kasus keduanya tetap berjalan jika dapat dibuktikan.

Mengutip Antara, mantan Danjen Kopassus, Soenarko, sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata api ilegal sejak Mei 2019. Dia ditangkap atas dugaan kasus penyelundupan senjata dari Aceh yang diduga akan diselundupkan saat aksi unjuk rasa pada 21-22 Mei 2019.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto pun menandatangani surat permintaan penangguhan penahanan atas Soenarko.

Soenarko telah ditangguhkan penahanannya dan keluar dari Rutan Guntur, Jakarta Selatan pada Jumat 21 Juni 2019.

Sementara itu, Eggi Sudjana sebelumnya ditahan sebagai tersangka sejak Selasa 14 Juni 2019 karena kasus dugaan makar.

​​​​​​​Eggi dalam pidatonya pada Rabu  17 Juni 2019. menyerukan “people power” kepada pendukung Prabowo-Sandiaga Uno.

Penjamin penangguhan Eggi yakni Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan anggota Komisi III DPR Sufmi Dasco. Dia ditangguhkan penahanannya pada Senin 24 Juni 2019.

Salah satu alasan ditangguhkannya penahanan yakni karena sikap kooperatif.

 

Comments are closed.