Jakarta, NAWACITA- Ketua Komisi Pemilihan Umum Arief  Budiman, merencanakan penyusunan Peraturan Komisi Pemilihan Umum KPU (PKPU) untuk menatap Pilkada tahun 2020.

Arief  Budiman merencanakan membuat PKPU tentang tahapannya bulan Juni ini.Nantinya, draft tahapan perencanaan penyusunan PKPU dapat digunakan oleh pihak terkait untuk mempersiapkan diri mereka jauh-jauh hari.

Seperti pemerintah daerah yang bisa mempersiapkan penyusunan anggaran. KPU daerah yang melangsungkan Pilkada juga dapat menyusun rencana kegiatan dan perencanaan anggarannya.

Sedangkan para peserta Pemilu bisa merancang dan mempersiapkan pencalonannya masing-masing.

Bila sesuai target, KPU akan luncurkan PKPU tersebut pada bulan September atau satu tahun sebelum pelaksanaan Pilkada 2020 dimulai.

“Jadi ini tahapannya akan kita buat pertama di bulan Juni PKPU. Kemudian bulan September nanti rencananya kita akan launching, 1 tahun menjelang Pilkada. Karena Pilkada-nya akan diselenggarakan di bulan September 2020,” jelas Arief. Senin (10/6).

Sementara itu, Ketua Komisi II DPR RI Zainuddin Amali mengatakan Pilkada 2020 kemungkinan masih berpaku pada peraturan perundang-undangan Nomor 10 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang pemilihan gubernur, bupati, dan walikota menjadi Undang-Undang.

Namun, bila nantinya ada usulan untuk dirubah maka DPR sudah siap membahas ulang.

Apalagi, ada beberapa usulan soal grand design untuk menyerentakkan Pilkada tahun 2020 seperti Pemilu serentak 2019 hari ini.

“Kita tetap kebijakannya tetap UU 10 2016. Kecuali kalau ada pihak pemerintah mengajukan usulan perubahan, kalau ada, ya kita siap membahas,” kata Zainuddin, di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Senin (10/6).

 

Baca juga :  DPR Minta BKN Selesaikan Nasib 34.000 Guru Yang Ikut Tahap Seleksi PPPK Tahun 2019

Comments are closed.