Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko Di Jaga Ketat Oleh Pasukan Khusus

45
1856

Jakarta, NAWACITA- Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengaku dirinya termasuk pejabat yang menjadi target pembunuhan, selain empat pejabat negara lainnya.

Oleh sebab itu, Ia kini dikawal dua TNI dari kesatuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus), setelah adanya ancaman pembunuhan terhadap dirinya.

Menurutnya, dirinya tidak suka dikawal dalam beraktivitas, tetapi setelah banyak diingatkan oleh semua pihak, maka dalam seminggu terakhir setiap bepergian selalu dikawal oleh Kopassus.

Jenderal TNI Bintang 4  itu tidak terlalu memikirkan ancaman tersebut dan tidak merasa takut.”Saya sebenarnya tidak terlalu pusing kayak gitu-gitu, saya yakin aja,” katanya.

Moeldoko menilai, ancaman tersebut merupakan resiko dari tugasnya sebagai penjabat publik dalam menjaga tegaknya kedaulatan negara. Sehingga, jika ada pihak yang menggangu Tanah Air, maka tidak bisa dibiarkan.

“Wong saya dilahirkan prajurit untuk itu (menjaga kedaulatan negara), sekarang pun tidak berubah sikap saya, yang mana siapapun nyata-nyata mengganggu kedaulatan negara, itu bagian tugas yang enggak bisa diabaikan,” katanya.

Tito melanjutkan keempat nama yang jadi target pembunuhan itu diketahui dari pemeriksaan pada enam tersangka yang telah diamankan sebelumnya terkait kerusuhan aksi 21-22 Mei dan kepemilikan senjata api ilegal.

“Dasar kami sementara ini hanya Berita Acara Pemeriksaan (BAP). BAP itu resmi, pro justicia hasil pemeriksaan pada tersangka yang sudah kami tangkap bukan karena informasi intelijen,” ucap Tito.

 

 

Comments are closed.