Temuan Formulir C1 Menangkan Capres 02, Ini Kronologisnya

3
234

Jakarta NAWACITA – Polda Metro Jaya membeberkan koronologis ditemukannya ribuan formulir C1 Pilpres 2019 yang memenangkan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengungkapkan, temuan itu terjadi dalam razia lalu lintas saat pihaknya tengah berupaya menghambat teroris.

“Kita kan kemarin ada operasi penangkapan teroris di Bekasi, kemudian ada dua pelaku yang lari, makanya kemudian kejar-kejaran kita lakukan operasi, razia di sana untuk menghambat pergerakan pelarian pelaku teroris tersebut,” tutur Argo saat dikonfirmasi, Rabu (8/5).

Seperti diketahui, sebelumnya, Densus 88/Antiteror Polri mengamankan tiga terduga teroris yakni SL (34) yang ditangkap di Babelan, Bekasi, pada Sabtu (4/5) pukul 04.34 WIB; AN (20) diamankan di Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi, pada pukul 08.49 WIB; dan MC (28) di Kecamatan Tegal Timur, Tegal, pada pukul 14.30 WIB.

Argo menuturkan saat itu operasi atau razia lalu lintas dilakukan di sejumlah titik, salah satunya di Menteng, Jakarta. Ketika razia dilakukan di kawasan Menteng, kata Argo, sebuah mobil Daihatsu Sigra melintas. Namun, mobil tersebut tampak ragu-ragu saat melihat di depannya ada razia yang dilakukan polisi.

Dijelaskan, mobil tersebut kemudian melanggar aturan lalu lintas sehingga petugas kepolisian memintanya berhenti.

“Anggota melihat ada mobil yang dikendarai seseorang yang dia ragu-ragu dalam mengendarai. Kemudian dia juga salah ya, salah dalam berlalu lintas yang dia langgar,” ujarnya.

Argo menjelaskan setelah mobil diberhentikan, petugas kemudian melakukan pemeriksaan. Saat itu, sambungnya, pengemudi mobil mengaku tak tahu ke mana alamat yang dia tuju.

“Dia (pengemudi mobil) masih bingung juga dan dia bawa barang-barang dalam mobil ada tumpukan, ya kita cek di sana, baru kita bawa ke Polsek Menteng kemudian kita bawa ke Bawaslu,” bebernya..

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf turut menjelaskan, pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengemudi mobil saat itu adalah melanggar rambu-rambu.

“Melanggarnya itu kalau enggak salah ya, seharusnya enggak boleh belok kanan, tapi dia belok kanan, kebetulan di lokasi ada operasi keselamatan,” ucap Yusuf di Mapolda Metro Jaya, Rabu (8/5).

Untuk penyelidikan mendalam terkait penemuan ribuan formulir C1 itu, Yusuf menjelaskan, telah diserahkan ke Bawaslu. Ditlantas Polda Metro, lanjutnya, hanya menangani pelanggaran lalu lintasnya saja.

“Itu penyelidikan di sana (Bawaslu) bukan kita, saya hanya bagian melanggar lalu lintasnya aja saya,” kata dia.

Comments are closed.