AHY Harap Semua Pihak Hormati Hasil Rekapitulasi KPU

0
157

Jakarta NAWACITA – Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan dirinya berharap seluruh pidak dapat bersabar dan menghormati hasil rekapitulasi suara Pilpres 2019 yang akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Mei 2019 mendatang.

Hal ini disampaikannya usai melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara Jakarta, Kamis (2/5) sore.

“Kita berharap setelah hari pencoblosan yang sudah kita lalui bersama mudah-mudahan kita semua bisa tenang, sabar dalam melihat situasi perkembangan sekaligus juga mari sama-sama kita menjadi masyarakat yang dewasa dalam alam demokrasi yang sehat,” tutur Komandan Kogasma Partai Demokrat ini kepada awak media.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi dan AHY melakukan pertemuan empat mata di ruang kerja presiden Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/5/2019) sore.

Putera sulung Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini juga menyampaikan, pada pertemuan dengan Presiden selama sekitar 20 menit itu ia juga menyampaikan salam kedua orangtuanya kepada Presiden Jokowi. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Ani Yudhoyono menyampaikan salam hormatnya kepada Kepala Negara.

“Saya menyampaikan salam hormat dari Pak SBY dan Ibu Ani. Tadi pagi saya sempat berkomunikasi yang intinya adalah tentu menyampaikan salam hormat kepada Bapak Presiden,” kata AHY.

AHY mengaku ia datang ke Istana atas undangan dari Jokowi. Dirinya mengaku merasa terhormat bisa diundang Jokowi untuk bertemu empat mata di ruang kerjanya. Menurut dia, Jokowi sebagai Presiden pasti mempunyai kesibukan yang luar biasa.

“Karena tentunya saya juga senang, tentunya merasa terhormat sebagai warga negara dapat kesempatan diundang oleh Pak Presiden dan bisa bertatap muka secara langsung di tengah-tengah kesibukan beliau,” katanya.

TKN: Posisi AHY Masih Akan Dibicarakan dengan Koalisi

Menanggapi pertemuan dua tokoh tersebut, anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Eva Kusuma Sundari memuji cara Jokowi yang menerima Komandan Kogasma Pertanian Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di istana negara.

Eva menilai, yang dilakukan Jokowi merupakan langkah positif untuk membangun komunikasi terhadap sejumlah tokoh tak terkecuali mereka yang bukan bagian dari koalisi.

“Jokowi menerima semua tokoh, bahkan yang berseberanganpun diajak ketemu. Hanya lucunya Prabowo Subianto menolak bertemu. Jokowi kan kelak presiden semua warga negara,” kata Eva, dikutop dari Okezone Jumat (3/5).

Sikap Jokowi tersebut kata Eva, menunjukkan bahwa Jokowi selalu rendah hati. Hal itu perlu dilakukan untuk menjaga silaturahmi antar tokoh politik.

“Meski menang dia rendah hati bahkan punya big heart mau merangkul yang kalah untuk silaturahmi dan mengakhiri persaingan demokrasi,” ungkapnya.

Namun begitu, dikatakan Eva, pertemuan tersebut tidak lantas membuat posisi AHY di koalisinya langsung membuat AHY masuk dalam koalisi. Tapi masih akan dibicarakan.

“Soal posisi AHY, saya pikir masih penjajakan-penjajakan dulu karena pasti nanti dibicarakan dengan koalisi. Jokowi tidak akan praktek the winner takes all, supaya pembangunan jalan lancar dan stabil,” tukasnya.