37 OKP di Jatim Siap Hadang People Power

44
313

Surabaya NAWACITA – Ancaman people power yang diserukan Amien Rais mendapat perlawanan. Kususnya dari kalangan ormas di Jawa Timur. Seruan people power yang akan dilakukan kubu pasangan capres 02 tersebut bakal dilawan oleh Forum Kebangsaan Jawa Timur (FKJ).

Tidak kurang dari 37 Organisasi Kepemudaan (OKP) se-Jawa Timur (Jatim) merapatkan barisan. Mereka bertekad untuk mengawal tahapan Pemilu 2019 hingga tuntas. Sekaligus siap melawan seruan people powerpnya politisi PAN Amien Rais tersebut.

Forum yang beranggotakan 37 Organisasi Kepemudaan (OKP) itu mengecam, bahkan siap menghadang gerakan Amien Rais Cs.

“Kami akan melawan itu (people power). Sebab, gerakan itu inkonstitusional,” kata Koordinator FKJ Benydiktus Kanggur, seusai Deklarasi Pilpres Damai di Surabaya, Rabu (24/4) malam.

Beny menegaskan, dalam tradisi demokrasi di Indonesia tidak ada istilah people power. Apalagi hal itu semata dilakukan untuk merespons kekalahan dalam pemilu. Karena itu, pihaknya akan berupaya untuk menghadang.

“People power yang diserukan Amien Rais tak ubahnya upaya untuk mengangkangi pemilu sehingga harus dilawan. Mengangkangi pemilu ini inkonstitusional,” kata aktivis Kosgoro tersebut.

Pihaknya khawatir, gerakan massa tersebut justru memicu kerusuhan. Menciptakan konflik horizontal, yang ujung-ujungnya memecah belah bangsa.

“Perpecahan akan terjadi akibat gerakan people power yang tidak bertanggungjawab,” ujarnya.

Karena itu bersama dengan seluruh anggota FKJ, pihaknya akan berkonsolidasi. Menghimpun kekuatan hingga ditingkat paling bawah untuk meredam gerakan tersebut. Di luar itu, pihaknya juga mendukung aparat kepolisian dalam menjaga situasi kondusif bangsa ini. Sehingga, pesta demokrasi 17 April lalu berjalan aman dan lancar.

“Apresiasi juga kami sampaikan kepada KPU dan Bawaslu atas terselenggaranya pesta demokrasi ini,” tuturnya.

Puluhan OKP itu diantaranya, Pemuda Muslimin, IPNU, IPPNU, Pemuda Katolik, Garda Nasdem, Bahtera Nusantara, Pemuda Lira, Barisan Muda Kosgoro 57, dan ainnya

Comments are closed.