FBR Ajak Masyarakat Tidak Terprovokasi People Power Amien Rais

13
173

Jakarta NAWACITA – Ormas (organisasi masyarakat) Forum Betawi Rempug) menyoroti pernyataan Amien Rais yang mengancam akan melakukan people power.

Direktur Bidang Hukum Forum Betawi Rempug (FBR) Amsori mengatakan, ucapan-ucapan yang dilontarkan oknum elit politik seharusnya tidak memperkeruh suasana pasca pemungutan suara 17 April 2019.

Dirinya pun mengajak masyarakat diminta tidak terprovokasi pernyataan Amien Rais terkait ancaman people power tersebut.

Amsori meminta masyarakat sabar menunggu hasil perhitungan resmi KPU 22 Mei mendatang.

“Sekarang ini masih proses perhitungan di KPU, meski hasil quick count menyatakan Jokowi-Ma’ruf Amin menang di Pilpres 2019,” kata Amsori, Selasa (23/4/2019).

Menurut dia, jika Joko Widodo (Jokowi) terpilih kembali, maka capres petahana itu adalah presidennya seluruh rakyat Indonesia, bukan milik sekelompok orang saja.

Diakuinya, banyak ormas Islam, khususnya yang terafiliasi di 212 juga mendukung Jokowi-Ma’ruf.

FBR, kata dia, yang di Pilpres 2019 mendukung Jokowi-Ma’ruf akan pasang badan jika ada pihak-pihak yang ingin menganulir hasil pemilu ini dengan cara inkonstitusional.

Dia menilai, ucapan people power Amien Rais itu hanya gertak sambal dan hanya sensasi.

“Cari sensasi aja itu,” tukasnya.

Ia berkeyakinan, di periode keduanya sebagai Presiden RI, Jokowi yang didampingi sosok ulama berkharisma seperti Ma’ruf Amin akan lebih merangkul dan memprioritaskan kepentingan umat, khususnya di bidang ekonomi dengan merealisasikan pertumbuhan ekonomi berbasis syariah.

“Dengan catatan tidak bertentangan dengan bingkai dan keutuhan NKRI. FBR selaku ormas pendukung Jokowi-Ma’ruf akan mengawal pemerintah,” ujarnya.

Comments are closed.