‘Pidato Kebangsaan’, Prabowo Akan Sebutkan 80 Nama untuk Kabinet Adil dan Makmur

56
195

Jakarta NAWACITA – Sebanyak 80 nama bakal disebutkan dalam pidato kebangsaan yang akan dilakukan oleh capres Prabowo Subianto. Capres nomor urut 02 tersebut dijadwalkan melakukan Pidato Kebangsaan di Dyandra Convention Hall, Surabaya, hari ini, Jumat (12/4).

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Miftah Sabri, mengatakan, 80 nama terkait kontestasi Pilpres 2019 itu beberapa nama diantaranya akan menjabat sebagai menteri di Kabinet Adil dan Makmur jika memenangi pilpres kelak.

Miftah menyebutkan, dalam 80 nama tersebut ada juga menteri yang kini tengah menjabat di Kabinet Kerja Jokowi-Jusuf Kalla.

“Dda menteri Jokowi. Ada menteri aktif Jokowi ada,” ujar Miftah ditemui usai konferensi pers pemaparan prediksi Big Data Menara Digital Network di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (11/4).

Namun Miftah tampak enggan menjawab soal jumlah menteri aktif dalam kabinet pemerintahan saat ini yang bakal masuk ke bursa menteri Prabowo-Sandi jika memenangkan pilpres.

“Mungkin ada yang enggak etis disebutkan, tunggu saja,” katanya.

Namun dikatakannya, tak menutup kemungkinan Prabowo akan menawarkan kursi menteri ke PDIP yang notabene adalah rival politiknya dalam Pemilu 2019.

Miftah mengatakan langkah ini ditempuh Prabowo untuk melakukan harmonisasi pembentukan negara yang kuat. Negara yang kuat dibentuk dengan persatuan yang kuat.

“Bahkan kalau Pak Prabowo menang, dia akan tawarkan menteri pertama kali ke PDIP,” kata Miftah.

Miftah mengatakan langkah ini ditempuh Prabowo untuk melakukan harmonisasi pembentukan negara yang kuat. Kata dia, negara kuat dibentuk dengan persatuan yang kuat.

Pernyataan senada juga pernah disebutkan oleh cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno, yang mengisyaratkan bahwa peluang menarik orang dari kubu paslon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin menjadi pembantu dalam pemerintahannya andai memenangi Pilpres 2019.

“(Akan diajak) Kalau mereka memiliki komitmen yang sama tentu (kami) tidak melihat apakah dia pendukung kita, atau istilahnya Pak Prabowo belum mendukung kita,” kata Sandi di Sport Center, FX Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (10/4) malam.

Menurut dia, selama orang tersebut tak memiliki rekam jejak buruk, berprestasi, dan memiliki integritas tinggi akan diajak bergabung untuk membangun Indonesia.

“Putra-putri terbaik. Tidak terkecuali tidak pandang bulu mereka dari mana asalnya selama mereka committed terhadap NKRI,” kata Sandi,

Mantan wagub DKI Jakarta ini mengatakan, soal 80 nama yang bakal diumumkan Prabowo hari ini, adalah orang-orang yang selama sekitar delapan bulan ini membantu pihaknya dalam upaya memenangi kontestasi Pilpres 2019.

“Ini putra putri terbaik yang sudah berjalan bersama kami selama tujuh bulan ini, dan ini bukan pengumuman kabinet. Ini adalah mengucapkan terima kasih kepada mereka dan memberikan suatu penghargaan bahwa mereka adalah putra putri yang mencintai bangsa,” kata Sandi.

Sandiaga sendiri hari ini dijadwalkan tak menemani Prabowo dalam Pidato Kebangsaan di Surabaya. Sandi dijadwalkan menggelar kampanye di Palembang, lalu lepas Salat Jumat dia dijadwalkan kampanye dan menghadiri istigosah di Lampung.

Comments are closed.