Gubernur Jateng Jelaskan Soal Larangan Prabowo Kampanye di Semarang

9
275

Semarang NAWACITA – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyoroti pernyataan Capres Prabowo Subianto yang menyebut dilarang kampanye di Lapangan Simpang Lima Semarang.

Pernyataan capres nomor urut 02 itu disebut Ganjar, provokatif dan drama.

“Ini provokatif, ada berita Gubernur Jateng tidak mengizinkan,” kata Ganjar di Semarang, Kamis (11/4).

Ganjar menerangkan larangan tersebut lantaran lokasi yang akan digunakan kampanye tersebut tidak masuk daftar KPU sebagai lokasi kampanye.

Politisi PDIP tersebut juga mengatakan, larangan di Lapangan Pancasila Semarang bukan wewenang Gubernur, tapi Wali Kota Semarang dalam hal ini Hendrar Prihadi.

Ganjar menjelaskan, ia sudah menghubungi Hendar memastikan kalau Simpang Lima memang tidak masuk daftar KPU sebagai lokasi kampanye.

“Maka kemarin kita cek ke wali kota. Wali kota juga tidak bisa mengizinkan karena lokasi kampanye itu sudah ditentukan oleh KPU. Jadi semua kewenangan ada di KPU,” jelasnya.

Ketentuan KPU yang dimaksud Ganjar adalah Keputusan KPU Kota Semarang Nomor 43/pl.02.4-kpt/3374/kpu.kot/III/2019. Dengan aturan itu, maka Ganjar menganggap pernyataan Prabowo bak drama, karena Capres Jokowi-Ma’ruf pun tidak boleh kampanye di Simpang Lima.

“Drama selalu ada. Ngono thok (gitu aja). Lho itu Pak Jokowi juga tidak boleh di situ,” tegas Ganjar.

Diberitakan sebelumnya, Prabowo saat kampanye di Solo mengatakan ada rencana menutup kampanye terbuka di Semarang. Namin menurutnya ada larangan ketika dirinya ingin kampanye di Simpang Lima.

“Ini adalah kampanye terbuka yang terakhir. Tadinya kami mau kampanye di Semarang, kami mau di lapangan Simpang Lima tapi katanya nggak boleh,” kata Prabowo saat kampanye di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (10/4/2019).

“Sekarang kita di Simpang Lima nggak boleh, mau pindah ke GOR Jatidiri nggak boleh. Akhirnya alhamdulillah kita di sini, kita di Solo. Dan saya tidak menduga luar biasa kehadiran massa di sini. Luar biasa,” imbuhnya.

Untuk diketahui, dari daftar KPU soal lokasi yang diperbolehkan untuk kampanye rapat umum terbuka di Kota Semarang ada 44 lokasi. Mayoritas merupakan lapangan sepak bola. Ada juga Stadion Diponegoro dan Citarum namun hanya halaman parkirnya saja yang diperbolehkan.

Comments are closed.