PAN Maluku Dukung Jokowi-Ma’ruf, Waketum: Karena Tidak Ada Efek Elektoral dari Prabowo-Sandi

1
108

Jakarta NAWACITA – Dukungan Partai Amanat Naional (PAN) Maluku terhadap pasngan capres Jokowi – Ma’ruf Amin diakui oleh Wakil Ketua Umum PAN, Bara Hasibuan.

PAN Maluku sudah mendeklarasikan dukungannya terhadap pasangan capres nomor urut 01 di Ambon. Bara menyebutkan dukungan yang berbeda arah dengan PAN pusat tersebut disebabkan lantaran PAN Maluku tidak mendapat efek elektoral dari pasnagan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Dikatakan Bara, PAN Maluku merasakan pembangunan infrastruktur yang dilakukan Jokowi.

“Sehingga mendorong mereka untuk pengurus PAN provinsi Maluku bersama dengan itu seluruh pengurus tingkat kabupaten memutuskan mendukung memberikan dukungan kepada presiden Jokowi,” kata Bara, Kamis (28/3).

Bara mengatakan, sikap dukungan pada Jokowidari PAN ini untuk mengakomodasi kepentingan legislatif. Di Maluku, efek elektoral Jokowi dirasa lebih besar, sehingga pengurus PAN di provinsi tersebut merasa harus memberikan dukungan pada Jokowi.

“Dalam hal ini memang di Maluku ya presiden Jokowi memang kuat populer,” kata Bara.

Dukungan ini, kata Bara merupakan kepentingan untuk PAN meraih suara signifikan untuk DPR RI maupun dalam level provinsi dan kabupaten di Maluku. Bara menyebut, efek elektoral yang didapatkan dari dukungan PAN ke Prabowo dirasa kurang dan tak membuat PAN merasa optimis mendapatkan kursi legislatif.

“Jadi dan memang kenyataannya kami tidak mendapat apa-apa dari dukungan terhadap Prabowo ini. Coat tail effect itu sangat minimum, di beberapa hasil survei kami juga kami kelihatannya belum aman dan tidak ada limpahan suara dari dukungan yang kami berikan kepada Prabowo,” kata Bara.

Bara sendiri mengakui, ia sebagai wakil ketua umum memiliki sikap berbeda dengan partainya yang mendukung Prabowo Subianto. Bara terang-terangan menyatakan bahwa dirinya mendukung Joko Widodo. Meski demikian, Bara mengaku tak khawatir dengan posisinya sebagai wakil ketua umum PAN bakal dicopot.

Bara mengklaim, apa yang dilakukannya itu bukan untuk memecah belah partai, namun lebih untuk memaksimalkan kepentingan PAN itu sendiri.

“Saya tidak akan mundur, karena yang saya lakukan itu tidak salah. Saya mendukung Kebenaran dalam hal ini, dan memang saya percaya maaf presiden Jokowi pantas terpilih kembali dalam apa yang sudah dilakukan selama ini,” kata dia.

Comments are closed.