AHY Bantah Ada Deal Politik Jatah Kursi Menteri dari Capres

55
152

Jakarta NAWACITA – Partai Demokrat kini mulai meningkatkan aktivitasnya melalui figur muda, yang tak lain AHY atau Agus Harimurti Yudhoyono. Ditahun politik 2019, putera sulung presiden RI ke-6 ini mengakui memang tengah giat melakukan komunikasi politik dimasa pemilu dan Pilpres 2019.

Namun dituding hal tersebut dilakukan lantaran ada salah satu capres yang menjanjikan kursi menteri terhadapnya, suami Anisa Pohan ini membantah.

AHY mengaku kini masih memiliki mandat untuk memenangkan Partai Demokrat dalam Pemilihan Legislatif 2019 mendatang. AHY juga mengatakan kini hanya akan fokus ke sana.

“Tidak ada deal politik tertentu, itu membuat saya kehilangan fokus menyukseskan Partai Demokrat dalam pemilu,” katanya.

Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) ini menegaskan, tidak menginginkan adanya deal politik yang mengakibatkan spekulasi.

“Kalau ditanya ada deal politik, saya tidak ingin mengakibatkan spekulasi apapun,” kata AHY, Rabu (27/3).

Diakuinya dalam pemilu ini ia memang melakukan komunikasi politik dengan sejumlah pihak. Hal itu dilakukannya demi menjaga ikhtiar baik.

Komunikasi itu dilakukannya, karena partai Demokrat saat ini tidak miliki kader utama dalam kontestasi Pilpres. Namun, hal itu tidak membuat partai berlambang Mercy tersebut kehilangan arah. Justru, membuat pihaknya bersemangat untuk bisa meraih kesuksesan baik dalam Pileg maupun Pilpres 2019.

Double track strategy yang dimaksud AHY itu yakni, trek pertama adalah upaya meyakinkan masyarakat agar di Pileg 2019 yakin terhadap Partai Demokrat. Dan, trek kedua adalah soal koalisi Demokrat di Pilpres.

Diketahui, dalam Pilpres 2019, Partai Demokrat turut mengusung paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Pada Kamis (28/3), AHY dijadwalkan mendampingi Prabowo yang melakukan kampanye di Kota Bandung, Jawa Barat.

“Yang jelas kami terus melakukan kerja politik sampai dengan akhir. Agar berjalan beriringan, paralel, sama baiknya,” kata AHY.

Comments are closed.