Jokowi Disebut ‘Game Over’, TKN: Buktikan di Pemilu

1
179

Jakarta NAWACITA – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin menanggapi pernyataan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang menyebut Joko Widodo sudah ‘game over’ merujuk pada hasil survei Litbang Kompas yang menunjukkan selisih elektabilitas petahana kian tipis dengan sang capres.

Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Ahmad Rofiq mengatakan, hasil survei Kompas kerap tak tepat.

Politisi Parai Perindo ini menganggap hasil survei tersebut bagian dari anomali dari survei-survei lain yang kerap menunjukkan selisih Jokowi dan Prabowo di atas 20%.

“Kita buktikan di pemilu nanti,” kata Ahmad Rofiq kepada wartawan, Kamis (21/3).

Rofiq menegaskan pihaknya selalu optimis akan kemenangan sang paslon. Mesin politik timses, relawan hingga simpatisan terus digenjot agar Jokowi kembali memimpin di 2019 mendatang.

“Kita terus berjuang untuk pemenangan,” ujar Rofiq.

Diketahui sebelumnya, BPN Prabowo-Sandiaga menilai hasil survei Litbang Kompas turut mengkonfirmasi survei internal yang menunjukkan elektabilitas capres petahana Joko Widodo (Jokowi) sudah di bawah 50 persen. BPN menganggap Jokowi tidak mungkin menang. Jokowi dinilai sudah ‘game over’.

“Tapi Litbang Kompas memastikan Jokowi decline dan sudah di bawah 50 (persen),” kata juru bicara BPN Andre Rosiade.

Kalau di bawah 50 persen, Andre meyakini, Jokowi-Ma’ruf tidak mungkin menang.

“Dibawah 50 (persen) ya. Karena gini, ini tren berarti Pak Jokowi sudah tren turun terus, Pak Prabowo naik terus,” kata juru bicara BPN Andre Rosiade di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (20/3).

“Yang ketiga ini perlu tahu, Kompas sebagai grup besar sudah berikan sinyal kepada seluruh rakyat Indonesia bahwa 17 April besok presiden Indonesia akan diganti dari Jokowi ke Prabowo Subinato. Intinya apa? Litbang Kompas memberikan pemberitahuan bahwa Pak Jokowi game over,” imbuh dia.

Comments are closed.