Didesak Cuti Total oleh BPN, Jokowi: Kalau Aturannya Saya Harus Cuti, Ya Saya Cuti

3
149

Gorontalo NAWACITA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) merespon permintaan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi yang mengusulkan agar calon presiden cuti total menjelang pelaksanaan Pilpres, termasuk capres petahana Jokowi. Tujuannya agar tidak terjadi abuse of power.

Merespons permintaan BPN Prabowo-Sandi, usai menghadiri acara panen raya jagung di Desa Motilango, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Jokowi menyampaikan, semua berangkat dari aturan yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Kalau aturan mengharuskan kita harus cuti total ya saya akan cuti total,” ujar Jokowi.

“Aturan memperbolehkan kok. Kalau aturan memang mengharuskan ya saya akan cuti,” sambungnya.

Jokowi mengatakan, tak ada aturan yang memaksa seorang capres petahana mengambil cuti kampanye secara total.
KPU, Jokowi menjelaskan, membolehkan capres petahana tidak mengambil cuti kampanye secara total. Dengan catatan, jika ingin berkampanye harus dilakukan pada hari libur seperti Sabtu dan Minggu.

“Aturan KPU kan tidak mengharuskan itu, ya kan. Dan saya masih bisa bekerja, paling hari Sabtu atau Minggu. Lebih baik kan. Aturan memperbolehkan kok. Kalau aturan mengharuskan, ya saya akan cuti,” ucap Jokowi.

Sebelumnya, anggota Tim Advokasi Hukum BPN Indra, meminta Jokowi melakukan cuti kampanye di Pemilihan Presiden 2019. Indra mencontohkan Cawapres Sandiaga Uno yang lebih bersikap jantan karena mundur dari Wakil Gubernur DKI demi mengikuti Pilpres 2019.

“Ayo gentle dong. Bang Sandi saja mundur, gentle juga dong Pak Jokowi, minimal cuti,” kata Indra di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I No 35, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (26/2).

Politikus PKS itu mengatakan, desakan cuti dilakukan supaya tak terjadi ‘abuse of power’ atau penyalahgunaan kekuasaan dalam pemerintahan. Selain itu agar tak terjadi penggunaan fasilitas negara selama Jokowi melakukan kampanye Pilpres.

“Itu Pak JK sanggup kok jadi presiden sementara, saya yakin Pak JK bijaksana,” imbuh Indra.

Comments are closed.