Bawaslu RI: Tempat Ibadah Tidak Boleh Untuk Kampanye

57
213

Tanggapi Rencana Prabowo Sholat Jum’at di Semarang

Jakarta NAWACITA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) angkat bicara menyusul merebaknya kabar terkait Calon Presiden Prabowo Subianto dan timnya yang merencanakan sholat Jum’at di masjid Agung Kauman Semarang Jawa Tengah, namun ditolak oleh tahmir masjid tersebut.
Pihak masjid beralasan rencana shalat Jumat capres nomor urut 02 tersebut di Masjid Agung Semarang (MAS) ditolak karena dinilai politis.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Bawaslu Abhan mengatakan, pihaknya memastikan, pada prinsipnya, yang hendak melakukan ibadah tidak dilarang, tapi tempat ibadah tidak boleh dijadikan tempat kampanye.

“Kalau ada kegiatan di tempat ibadah untuk kampanye itulah yang masuk pelanggaran,” ujar Abhan di kantor KPU Jakarta Pusat, Kamis (14/2).

Abhan mengungkapkan kegiatan peserta pemilu di tempat ibadah dapat disebut sebagai pelanggaran apabila unsur kampanye terpenuhi. Dia pun menegaskan tidak ada larangan kepada peserta pemilu untuk beribadah di tempat ibadah.

“Pada prinsipnya, siapa pun yang mau melakukan ibadah tidak ada larangan. Batasannya di undang-undang menjelaskan bahwa tempat ibadah dilarang untuk berkampanye,” kata Abhan.

“Tetapi harus dilihat, harus memenuhi unsur-unsurnya harus lihat kasusnya,” sambungnya.
Abhan pun menjelaskan, Bawaslu akan mengawasi kegiatan pemilu, baik yang dilakukan oleh capres maupun caleg Pemilu 2019.

“Ya tentu Bawaslu untuk mengawasi kegiatan seluruh peserta pemilu,” tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pihak Takmir Masjid Kauman sempat keberatan atas adanya pamflet ajakan yang beredar di media sosial dan spanduk yang ada di dekat Masjid Agung Semarang.

Ketua Takmir KH Hanief Ismail menegaskan, pihaknya tidak melarang kegiatan salat Jum’at Prabowo dan massa yang datang. Namun ia khawatir ada persepsi masjid digunakan untuk kegiatan politik.

Sementara Bawaslu Jawa Tengah tengah melayangkan surat kepada tim paslon Prabowo-Sandi dan Masjid Agung Kauman Semarang terkait rencana salat Jumat Prabowo, Jumat besok.

Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antar-Lembaga Bawaslu Jateng, Rofiuddin menjelaskan, Bawaslu mengambil langkah antisipasi berupa imbauan agar tidak ada kegiatan politik di masjid.

“Bagi kami, salat Jumat bukan ranah kami karena urusan ibadah masing-masing pribadi. Kami hanya ingin memastikan tidak ada kampanye di tempat ibadah. Ini berlaku untuk semua peserta pemilu,” tegas Rofiudin di Semarang, Kamis (14/2)

Comments are closed.