Pengamat Memilih Jokowi Dibanding Prabowo Pasca Debat, Ini Faktanya!

8
198

Jakarta, NAWACITA– Calon Presiden Jokowi dianggap lebih agresif dalam ajang debat perdana yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kamis malam (17/1).

Hal ini diungkapkan  oleh analis politik Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Chaniago. Ia menilai Capres petahan menguasai panggung dibanding dibandingkan Prabowo Subianto.

“Komunikasi dalam debat putaran pertama cukup mengejutkan dimana petahana lebih cenderung agresif dan emosional ketimbang penantang yang lebih santai,” kata dia, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Jumat (18/1).

Ia mengatakan, Prabowo selaku penantang tidak memanfaatkan momentum politik untuk menyerang kebijakan Jokowi yang dianggap gagal. “Jadi petahana lebih agresif, sementara sang penantang seperti tak punya beban dan enjoy,” ujar dia.

Chaniago menilai dalam aspek penguasaan masalah, kedua kandidat masih belum mampu menunjukkan kapasitas atau performa terbaiknya, lantaran dalam beberapa segmen keduanya menjawab di luar konteks dan tidak menjawab inti persoalan.

Sementara dari sisi program kerja, kedua kandidat juga belum menawarkan program kerja yang nyata.

“Bahkan petahana sendiri terkesan memposisikan diri sebagai pendatang baru dengan visi baru, padahal seharusnya hanya cukup melanjutkan saja program sebelumnya jika memang dianggap sukses,” kata dia.

Secara umum dia menilai debat perdana soal penegakan hukum, HAM, korupsi dan terorisme ini idealnya bisa menjadi panggung milik Prabowo, namun Prabowo tidak berhasil mengambil dan menguasai panggung debat perdana.

“Fokus menagih janji Jokowi menyelesaikan kasus HAM masa lalu, kasus OTT dan korupsi yang tidak diketahui ujungnya dan seakan tidak berhenti, kasus Novel Baswedan, dan seterusnya, tidak keluar dari calon presiden 02. Prabowo belum berhasil mengeluarkan ‘kartu mati’ calon presiden 01,” kata dia.

Atas dasar debat pertama itu, dia mengaku belum terlampau yakin bahwa debat perdana dapat meyakinkan undecided voters untuk menentukan pilihan.

“Debat perdana kali ini nampaknya hanya memperkuat basis akar rumput pendukung masing-masing calon presiden 01 dan calon presiden 02,” tandasnya.

Comments are closed.