Para kader PKS melepas atribut partainya sebagai bentuk pengunduran diri. (Foto: Ist)

Banyumas, NAWACITA– Partai Keadilan Sejahtera terus ditinggalkan oleh para kader, baik yang menjadi pengurus partai ataupun sekedar kader.

Terbaru, Sebanyak 80 orang pengurus dan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Banyumas mengundurkan diri.

“Mulai dari Majelis Pertimbangan Daerah, Dewan Syariah, Dewan Pengurus menyatakan mundur. Ada 80 kader baik senior maupun pengurus menyatakan menanggalkan atribut PKS nya, “kata Ketua Majelis Pertimbangan Daerah PKS Kabupaten Banyumas Machfulyono kepada wartawan di Purwokerto, Selasa (23/10).

Pengunduran diri para kader ini menurutnya dilatarbelakangi kegiatan pada 6 Oktober lalu di Purwokerto tentang Educational Leadership Training.

Saat itu, seluruh pengurus dan kader diminta menandatangani pakta integritas hitam diatas putih yang berisi pernyataan loyalitas pada partai. Padahal hak tersebut sangat jarang terjadi dalam partai.

“Kita harus tandatangan di atas materai bagi yang loyal. Bagi yang tidak mau tandatangan otomatis mungkin dikatakan tidak loyal,” kata Machfulyono.

Padahal, tuturnya, penandatanganan pakta integritas sangat jarang terjadi dalam partainya. “Pada tahun-tahun atau periode sebelumnya belum pernah ada tanda tangan seperti ini. Hanya lisan saja,” jelasnya.

 

 

(Red: Faiz, sumber dtk)

Baca juga :  Pengundian Nomor Paslon, Ketua Fraksi PDIP Peringatkan KPU Surabaya

Comments are closed.