Jazilul: PKB Belum Memikirkan Koalisi Dengan Golkar Usung Capres Sendiri

8
198
Keterangan: Wasekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid (foto: DPP PKB)

Jakarta, NAWACITA– Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) belum merubah sikap untuk beralih mendukung calon lain selain petahana Presiden Joko Widodo dalam Pilpres 2019.

 

Namun PKB mempunyai suara untuk bisa membuat koalisi dengan Partai Golongan Karya (Golkar) dalam mengusung Capres dan Cawapres. Bila kedua partai berkoalisi maka bisa  memenuhi syarat presidential threshold.

 

Hal ini diungkapkan oleh Wasekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid saat menjawab pertayaan wartawan terkait bila partainya membuat koalisi dengan partai Golkar.

 

“Kalau dihitung secara angka cukup, Golkar dan PKB sudah cukup. Apakah itu bisa terbangun itu saya tidak tahu, belum kelihatan,” kata Jazilul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/4).

 

Jazilul menuturkan bahwa selama ini, PKB dan Golkar mempunyai semangat yang sama mendukung pemerintah. Hubungan antara Partai Golkar sejauh ini cukup baik sekali baik di DPR maupun di kelembagaan.

 

Buktinya Muhaimin ketemu Akbar Tandjung seorang senior dan bertemu Pak JK (Jusuf Kalla) juga kemarin itu, artinya dengan personal Golkar, PKB nyambung,” katanya.

 

Jazilul mengakui ada suara-suara agar PKB membangun koalisi dengan partai pimpinan Airlangga Hartarto tersebut.

 

“Kami pernah diberikan masukan dari konsultan dan teman-teman kenapa tidak dengan Golkar, kenapa tidak membangun koalisi dengan Golkar. Kita belum rencanakan itu, tetapi secara matematika sudah cukup,” tandasnya

 

 

(Red: Hulu, sumber Teropong Senayan)

Comments are closed.