Mahfud MD: Gatot Siap Hadapi Jokowi, Prabowo Bisa Batal Nyapres

0
179
Keterangan: Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD.. (foto net)

 

Jakarta, NAWACITA -Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD memprediksi bahwa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 hanya diikuti dua poros. Satu poros merupakan Petahana Presiden Joko Widodo dan Poros kedua yaitu muka baru Gatot Nurmantyo yang merupakan mantan panglima TNI.

 

Skenario kemunculan poros baru dianggap Mahfud akan sulit dimunculkan mengingat kurangnya dukungan partai untuk mengusung ataupun calon yang diusung tidak memberikan dampak untuk mengalahkan elektabilitas Petahan.

 

“Dugaan saya poros akan tetep dua, poros keduanya nanti Gatot (Gatot Nurmantyo),” ucap Mahfud di Gedung PARA Sindicate, Jalan Wijaya, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu (19/4).

 

Terkait posisi mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo apakah akan menjadi cawapres atau sebagai capres di Pilpres 2019, ia menilai Gatot bisa menjadi saingan Jokowi. Ia ragu Gatot akan maju hanya sebagai cawapres.

 

“Gatot kan sebagai saingan, saya kira (cawapres) Prabowo tidaklah saya kira. Tapi enggak tahu ya karena dia menggalang kekuatan dan dia sekarang banyak disuarakan, sementara Prabowo sendiri tidak pernah membantah bahwa kemungkinan tidak (maju). Sementara Gatot selalu mengatakan saya siap, dan yang mendukung juga muncul,” ujarnya.

 

Namun, jika memaksakan ada poros ketiga artinya Prabowo kukuh maju capres, lanjut dia, akan terdiri dari PAN, PKB dan Demokrat.

 

“SBY dengan PAN kalau PKB ikut ke sana misalnya itu bisa satu paket. Tapi kemungkinan itu sangat kecil sehingga ya mungkin hanya 2,” tambahnya.

 

Meski begitu, ia menilai lahirnya poros ketiga sangat bagus dikarenakan sebelum era reformasi hal tersebut sangat sulit terjadi.

 

“Dilihat dari perkembangan demokrasi ya bagus saja adanya poros ketiga. Karena kita harus membandingkan dari masa lalu sebelum reformasi itu orang enggak bisa mengajukan poros ketiga, poros kedua itu enggak pernah ada,” katanya.

 

 

 

(Red: Faiz, sumber kumparan)