Pengidap HIV/AIDS di Karanganyar Meningkat

0
33

Karanganyar NAWACITA – Pemerintah Kabupaten Karanganyar berupaya maksimal untuk mendeteksi para penderita HIV/AIDS di wilayah setempat. Pada kegiatan sosialisasi dan peringatan Hari AIDS Internasinal 2018 yang digelar di Pendapo Rumah Dinas, Rabu (12/12), Bupati Karanganyar Juliyatmono mengungkapkan, salah satu langkah yang dilakukan untuk mendeteksi penderita HIV/AIDS adalah dengan melakukan pemeriksaan VCT pada pekerja hiburan.

“Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan VCT pada pekerja hiburan. Pemeriksaan dilakukan dengan sistem jemput bola karena sangat sulit meminta pekerja hiburan untuk datang sendiri secara sukarela ,” kata Juliyatmono.

Bupati mengakui, jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Karanganyar terus mengalami peningkatan. Sesuai data dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK), kata Juliatmono, hingga bulan November 2018 ini, Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di kabupaten Karanganyar mencapai sebanyak 680 orang. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari tahun 2016 sampai September 2018 ini. Berdasarkan data yang ada, pada tahun 2016 lalu jumlah ODHA baru mencapai 401 orang, kemudian tahun 2017, 457 dan tahun 2018 mencapai 680 orang.

Menurut Bupati, penyebab meningkatnya ODHA di Karanganyar sendiri dikarenakan berbagai faktor.

“Mayoritas melalui hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan atau free sex. Dari jumlah tersebut juga terdapat dua orang dalam satu keluarga di Colomadu,” ungkapnya.

Juliyatmono yang juga Ketua Komisi Penanggulangan AIDS kabupaten Karanganyar itu menyatakan, pernah tersiar kabar ada penderita HIV/AIDS ada yang berstatus sebagai PNS, namun kabar itu masih samar, dan belum ada bukti valid terait keterlibatan PNS yang menderita penyakit mematikan yang hingga kini belum ada obatnya itu.

“Pernah dengar, kalau yang kena AIDS itu PNS, tetapi setelah di cek teryata negative ,” cetusnya.

Untuk menekan penderita HIV/AIDS di wilayahnya, Bupati mengaku jika DKK intensif melakukan sosialisasi dan bimbingan. “Sosialisasi terus kami lakukan baik ke msyarakat umum maupun pelajar ,” tukasnya.

 

Tinggalkan Balasan