Yogyakarta, NAWACITAPOST.COM – Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) tengah membuka pendaftaran peserta Angkatan ke-3 bagi 40.000 mahasiswa. Untuk menyosialisasikan program MSIB dan sekaligus menyambut Festival Kampus Merdeka yang akan diselenggarakan Agustus mendatang, tim Community Engagement Program MSIB akan menggelar MSIB Fair: Road to Festival Kampus Merdeka pada tanggal 5 – 6 Juli 2022, di Grha Sabha Pramana UGM, Yogyakarta.

“Mahasiswa yang berdomisili di Yogyakarta bisa langsung menghadiri acara di Grha Sabha Pramana, mengunjungi stan mitra, dan bertemu langsung dengan para mitra. Namun mahasiswa yang berada di kota-kota lainnya tetap bisa mengikuti secara daring,” terang Ketua Program MSIB, Haryo Kusuma Wibawa atau yang akrab disapa Tutus, di Yogyakarta, (1/7).

MSIB Fair akan menghadirkan lebih dari 25 perusahaan mitra dari berbagai sektor, mulai dari perusahaan teknologi, start up, hingga BUMN.

Pada pameran ini, mitra berkesempatan untuk melakukan pitching atau presentasi terkait program yang ditawarkan. Di samping mengikuti presentasi mitra, mahasiswa juga dapat bertanya ataupun mendaftar langsung ke mitra tersebut. Pameran ini juga diisi dengan webinar persiapan seleksi serta sesi coaching gratis bersama 10 orang coach.

“Selain booth dari para mitra, tim MSIB menyediakan booth bagi mahasiswa yang ingin melakukan sesi coaching selama 10-15 menit untuk setiap sesinya,” kata Tutus.

MSIB merupakan program yang diluncurkan Kemendikbudristek pada tahun 2021 untuk memberi kesempatan bagi mahasiswa mengembangkan keterampilan dengan terjun langsung di dunia usaha dan dunia industri.

Tutus menerangkan, program MSIB bukanlah program magang biasa, karena mahasiswa dapat belajar dan berinteraksi langsung dengan dunia profesional di bawah bimbingan mentor-mentor profesional serta ditempatkan di perusahaan mitra yang kredibel dan telah diseleksi sebelumnya.

Baca juga :  Jokowi : Bandar Udara Yogyakarta International Airport Paling Bagus di Indonesia

Selama mengikuti program, para mahasiswa akan dilibatkan secara langsung dalam berbagai proyek dan menghadapi permasalahan-permasalahan riil.

“Program ini tentunya bertujuan untuk dapat membentuk mahasiswa yang siap kerja serta memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dari Industri, dunia usaha, dan dunia kerja, dan di akhir program nantinya mereka akan mendapatkan sertifikat kompetensi yang dapat mereka gunakan ketika mereka lulus dari perguruan tinggi,” papar Tutus.

Dalam Sosialisasi Program MSIB yang digelar pada 31 Mei lalu, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, menyampaikan bahwa program ini mempersiapkan mahasiswa untuk belajar menghadapi tantangan di dunia nyata agar nantinya menjadi pribadi yang andal. Ia menganalogikan dunia nyata dengan lautan yang akan diarungi mahasiswa.

Hingga saat ini, program MSIB telah menerjunkan lebih dari 37 ribu mahasiswa di lebih dari 250 mitra. Jumlah ini tersebar di angkatan 1 dan angkatan 2 yang saat ini masih menjalani aktivitas magang dan studi independen.

“Sungguh luar biasa, bagaimana dalam waktu yang cukup singkat sudah ada puluhan ribu mahasiswa dari ratusan perguruan tinggi di Indonesia yang berani untuk mulai belajar “berenang” dengan mengikuti program-program unggulan MBKM, salah satunya magang dan studi independen bersertifikat,” ucapnya.

MSIB angkatan 3 saat ini telah dibuka dan membuka kesempatan untuk 40.000 dengan target hingga 500 mitra yang lolos proses seleksi.

Kegiatan ini dapat diikuti oleh mahasiswa program sarjana minimal semester lima serta mahasiswa vokasi yang minimal berada di semester 3 untuk program D2, semester empat untuk program D3, dan semester lima untuk program D4.