Surabaya NAWACITAPOST – Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes, resmi kembali memimpin Universitas Negeri Surabaya (UNESA) selama empat tahun ke depan.

Bersama sejumlah pajabat lingkungan Kemendikbudristek lainnya, Cak Hasan (sapaan akrabnya) ditetapkan dan dilantik langsung oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A., di Jakarta, pada Kamis, 30 Juni 2022.

Pada kesempatan itu, Nadiem Makarim mengingatkan kepada seluruh pejabat baru dilantik bahwa sumpah yang baru saja diucapkan mengandung tanggung jawab terhadap bangsa dan negara Republik Indonesia, tanggung jawab memelihara Pancasila dan UUD 1945 serta tanggung jawab terhadap kecerdasan dan kesejahteraan rakyat.

“Saya yakin, Bapak dan Ibu memiliki semangat yang tinggi untuk menjadi garda depan program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka (MBKM),” ujarnya.

Saat ini, Kemendikbudristek sudah merilis 21 episode merdeka belajar yang menyentuh semua jenjang pendidikan. Transformasi sistem pendidikan untuk mengakselerasi kualitas pembelajaran adalah tujuan besar dari kebijakan merdeka belajar.

Semua upaya yang dilakukan harus didasarkan pada upaya pemenuhan kebutuhan peserta didik akan pendidikan yang bermutu dan relevan. Pemerataan akses pendidikan untuk anak di seluruh penjuru Indonesia adalah kunci keberhasilan merdeka belajar.

“Kepada Rektor UNESA dan rektor kampus lainnya dapat terus melanjutkan iklim pendidikan tinggi yang memacu kreativitas dan inovasi dengan mengimplementasikan program MBKM di kampus yang Bapak-Ibu pimpin,” harapnya.

Pascab pelantikan, Cak Hasan berterima kasih kepada Kemendikbudristek dan civitas academica UNESA karena sudah kembali memberikan amanah untuk memimpin UNESA ke depan.

Menurutnya, menjalankan amanah tidaklah mudah. Namun, dengan dukungan semua pihak, UNESA bisa menunjukkan mutunya di tingkat nasional bahkan internasional.

“Ke depan tentu capaian-capaian selama ini akan terus ditingkatkan baik level nasional maupun dunia. Ini sesuai dengan visi yang saya sampaikan beberapa waktu lalu yaitu mewujudkan PTNBH UNESA yang tangguh, adaptif dan bereputasi internasional,” ucapnya.

Baca juga :  Pjs. Walikota Buka Resmi Giat Konsultasi Publik KLHS - RPJMD Kota Gunungsitoli

Beberapa tahun terakhir, reputasi UNESA melejit. Mutunya meningkat tajam. Prestasi gemilang. Dari sisi insfrastruktur pun maju. Berbagai bangunan dan fasilitas berhasil diselesaikan seperti rektorat, student center, graha unesa, pascasarjana, laboratorium dopping, gedung seni dan desain, gedung FEB, dan UKM center.

Adapun yang saat ini sedang proses adalah gedung Biologi, Gedung Bahasa dan Seni, Sport Science Integrated Laboratorium, parkir terpadu, gedung kedokteran olahraga, gedung psikologi olahraga, dan PSDKU Kampus Unesa Magetan.

Beberapa program dan pembangunan serta target lain ke depan, kata Cak Hasan akan terus diraih dan dicapai. Ranking nasional dan internasional pun ditingkatkan lewat beberapa misi, di antaranya; meningkatkan penyelenggaraan pendidikan akademik, vokasi, profesi yang unggul, kreatif, adaptif, dan kolaboratif untuk menghasilkan SDM yang berkarakter dan kompetitif; meningkatkan tata kelola penyelenggaraan perguruan tinggi yang transparan, akuntabel, partisipatif, dan adaptif berbasis entrepreneur, dan meningkatkan kualitas SDM yang kreatif dan adaptif dalam rangka mewujudkan layanan akademik dan non akademik yang berkualitas.

Selain itu, peningkatan income generating dalam rangka penyelenggaraan tri darma perguruan tinggi dan kesejahteraan sivitas Unesa; peningkatan jejaring dan kerja sama dalam dan luar negeri; peningkatan inovasi dalam rangka pengembangan perguruan tinggi yang kompetitif dan bereputasi, dan peningkatan kuantitas dan kualitas sarana prasarana serta realisasi kampus berwawasan pendidikan kewirausahaan (Edupreneurial University) menuju perguruan tinggi mandiri dan berdaya saing global.

“Misi tersebut saya jabarkan dalam 22 program kerja mulai dari kurikulum berbasis KKNI dan OBE untuk semua prodi, peningkatan kualitas layanan akademik, vokasi, dan profesi, peningkatan kerja sama baik dalam dan luar negeri, hingga peningkatan budaya akademik dan pengembangan SDM melalui studi lanjut dan pelatihan,” tutupnya. (Hms/BNW)

Baca juga :  Menko PMK Minta Pemda Tetap Prioritaskan PTM di Masa PPKM