Wisuda ke 79, UK Petra Lepas 466 Lulusan Secara Virtual

0
304
Emil Dardak mengucapkan selamat di Wisuda 79 UK Petra

Surabaya NAWACITAPOST – Wisuda ke-79 Universitas Kristen Petra (UK Petra) Surabaya diselenggarakan secara virtual pada hari Sabtu, 13 Maret 2021 mulai pukul 09.00 WIB melalui kanal YouTube UK Petra yaitu https://petra.id/wisuda79.

“Puji syukur kepada Tuhan, meski dalam situasi pandemi akibat virus COVID-19 kita dapat tetap dapat berkumpul di ruang maya untuk mengikuti Rapat Terbuka Senat UK Petra dalam rangka wisuda ke-79. Selamat mengarungi ‘lautan luas’ kehidupan di dunia kerja, maupun untuk melanjutkan studi, sesuai dengan kehendak dan rencana Tuhan. Kami doakan, semua proses yang telah ditempuh di UK Petra memberikan bekal yang lebih dari cukup.”, urai rektor UK Petra, Prof. Dr. Djwantoro Hardjito saat memberikan sambutannya.

UK Petra akan mewisuda 466 orang lulusan yang terdiri dari 422 lulusan Program Sarjana (S1), 24 lulusan Program Magister (S2), dan 20 lulusan Program Profesi. “Dengan demikian, hingga saat ini UK Petra telah meluluskan 43.774 orang lulusan.”, tambah Djwantoro.

Pada wisuda ke-79 ini, para wisudawan dan orang tua berkesempatan mendengarkan pesan dari tamu spesial yaitu Eddy Susanto Yahya, sebagai Direktur Utama PT Untung Bersama Sejahtera (UBS Gold). Dalam pesannya, Eddy mengungkapkan bahwa tantangan dan ujian hidup akan selalu dihadapi dalam kehidupan ini, akan tetapi bagaimana menyikapinya ini sangat penting. “Yang membedakan antara orang berhasil dan orang biasa adalah sikap hati dalam menghadapi tantangan. Hendaklah kita selalu bersyukur dan melihat yang positif dalam kehidupan kita.”, ungkap pria yang fasih berbahasa Inggris dan Italia itu.

Tak hanya itu saja, Dewi “Dhee” Lestari, seorang penyanyi dan penulis juga turut mengucapkan selamat kepada para wisudawan UK Petra ke-79. “Selamat pada para wisudawan UK Petra, semoga karir kalian cemerlang di kemudian hari.”, ungkapnya. Sedangkan Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024, Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., juga turut ambil bagian mengucapkan selamat pada para wisudawan.

“Selamat. Memang lulus di tengah suasana pandemi memiliki rasa yang lain. Jangan kuatir tentang lapangan pekerjaan. Saya yakin lulusan UK Petra di didik kreatif, gigih dan siap bersaing. Pesan saya Perluas jaringan dan bukalah wawasan.”, tutupnya.

Hampir senada dengan wisuda yang lalu, para wisudawan diajak untuk menghargai pengorbanan dan didikan orangtua. Orangtua yang mendapat kehormatan untuk menyerahkan map ijazah serta memindahkan kuncir toga putra-putri nya yang diwisuda. Bagi wisudawan yang mendapat predikat Cumlaude, maupun penghargaan sebagai wisudawan Aktif Berprestasi, orangtua pulalah yang menyerahkan piagamnya. Momen amat menyentuh ini divideo, dan ditayangkan dalam pagelaran wisuda secara daring ini.

Berikut dua profil Wisudawan Strata 1 ke-79 UK Petra dengan IPK tertinggi:

  • Alles Sandro Oktavio Gandadireja

Kuliah Adalah Prioritas

Alles Sandro Oktavio Gandadireja, wisudawan dari Program Studi Informatika, berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,94, dan merupakan yang tertinggi di Fakultas Teknologi Industri (FTI). Judul skripsi yang Alles angkat adalah “Feature Selection pada Phishing Detection dengan menggunakan Parallel Genetic Algorithm dan Ensemble Learning”. “Saya memilih topik tersebut karena melihat ada banyak orang yang terjebak pada situs palsu dan pencurian informasi berharga. Misalnya, seperti kartu kredit dan akun bank,” ucap Alles. Menurut wisudawan kelahiran Surabaya ini, adanya feature selection dengan metode yang diusulkan dapat meningkatkan akurasi pendeteksian situs palsu dengan membuang ciri-ciri yang tidak relevan.

Selama berkuliah di UK Petra, anak ketiga dari empat bersaudara ini pernah menjadi fungsionaris Pelayanan Mahasiswa (Pelma) di tahun 2018. Dia menjabat sebagai bendahara, sekretaris, dan Publikasi Dekorasi dan Dokumentasi (PDD). Saat membagikan kiatnya dalam belajar, Alles mengatakan ia selalu mencatat dan memperhatikan penjelasan. “Yang terpenting adalah jangan belajar hingga stress dan take it easy. Jangan lupa membuat time table kegiatan selama seminggu kedepan. Ingat juga bahwa kuliah adalah prioritas, organisasi mengikuti,” ujar alumni SMA Kristen Petra 3 Surabaya ini.

 

  • Carissa Adelia Novinna

Hidup Bukan Ajang Perlombaan

Walaupun aktif ternyata tidak mempengaruhi prestasi akademik Carissa Adelia Novinna. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,94 menjadikannya pemilik IPK tertinggi dari Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS). Selama mengambil prodi English for Creative Industry, anak kedua dari tiga bersaudara ini mengikuti berbagai kepanitiaan dan organisasi. Sebut saja Petra Little Theatre, Welcome Grateful Generation (WGG) 2017, hingga Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Menengah (LKMM-TM) XVII 2018.

Skripsinya bertajuk “The Other: Exploring The Life of An Intersex Individual in A Stigmatizing and Discriminating Society”. “Saya gemar menonton film. Oleh sebab itu, saya memilih creative thesis berupa screenplay project sebagai tugas akhir. Dalam proses pencarian tema, saya menemukan topik interseks dan stigma. Topik ini sangat jarang dibahas di Indonesia dan banyak orang Indonesia yang tidak tahu mengenai keberadaan kaum interseks,” ucap perempuan kelahiran Jakarta ini.  (BNW)