Innofashion Fair UK Petra, Tampilkan Karya Tugas Secara Daring

0
3589
(Gambar 1) Embran Nawawi ; (Gambar 2) Innofashion Fair 2020 ; (Gambar 3) Sketsa Karya Ivana Ranita ; (Gambar 4) Dosen DFT saat melihat karya pameran secara online dengan karya aslinya ; (Gambar 5) Dosen DFT saat menilai karya Ivana Ranita ; (Gambar 6) Karya Berlyn Valerie

Surabaya NAWACITAPOST – Innofashion Fair, sebuah pameran karya tugas para mahasiswa Program Desain Fashion dan Tekstil (DFT) UK Petra yang digelar secara daring mulai 15-18 Desember 2020. “Pameran ini merupakan wujud apresiasi hasil kerja keras karya tugas mahasiswa selama satu semester. Adanya pameran ini akan menjadikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mempromosikan karyanya agar dilihat pihak luar maupun universitas lain.,” ungkap Poppy F. Nilasari, S.T., M.T., selaku ketua acara.

Pameran yang berlangsung empat hari berturut-turut ini merupakan karya para mahasiswa angkatan 2018-2020. Tak hanya pameran karya yang berupa gambar desain 2D dan 3D ataupun karya desain pakaian saja, akan tetapi pengunjung akan diajak menikmati kuliah tamu serta workshop.

Kali ini ada 10 mata kuliah dalam prodi DFT UK Petra yang turut serta dalam Innofashion Fair ini. Diantaranya mata kuliah Creative Fabric, Desain Fashion & Trend Forecasting, Desain Thinking, Digital Fashion, DKV 2, Fashion Design, Fotografi Dasar, Komunikasi dan PED. “Total karya yang dipamerkan mencapai 168 terdiri mulai dari karya foto 2D, 3D, video 3D, video animasi hingga karya desain pakaian. Menariknya di hari terakhir akan diadakan talkshow dan workshop dari praktisi dan alumni.”, tambah Poppy.

Jumat, 18 Desember 2020 pukul 13.00-14.30 WIB mengundang fashion designer, konsultan dan penggiat fashion berbasis di Surabaya yaitu Embran Nawawi. Embran akan bicara mengenai Fashion in Pandemic. “Pandemi COVID-19 ini dalam dunia fashion bisa menjadikan sebuah peluang tersendiri. Saya akan menceritakan proyek apa saja yang telah kerjakan selama ini sehingga para mahasiswa dan pengunjung mendapatkan sebuah inspirasi.”, ungkap Embran saat dihubungi melalui WA.

Kemudian pukul 15.00-16.30 WIB dilanjutkan dengan menghadirkan Aan Soekardi, Fashion Designer ternama di Surabaya. Wanita yang menyelesaikan pendidikannya di Jerman ini akan membawakan workshop bertajuk “Doing Mask Business in Pandemic Era”. Dalam workshop ini, Aan akan membagikan materi pola masker tiga lapis dan bordirannya. Sehingga para pengunjung dapat membuatnya sendiri di rumah masing-masing.

Tak sampai disitu saja, Innofashion Fair 2020 akan ditutup talkshow pukul 17.00-18.30 WIB dari Hueynie Hariputra, alumni prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) UK Petra yang kini menetap di Amerika Serikat. Pemilik usaha bernama hueys fashion akan menceritakan usahanya dalam memperkenalkan kearifan lokal seperti batik di luar negeri.

Sementara itu menurut Ivana Ranita, mahasiswi prodi DFT angkatan 2019 mengungkapkan perasaannya saat karyanya berkesempatan mengikuti kegiatan ini. “Saya senang bisa joint di acara Innofashion Fair 2020 meskipun dalam kondisi study at home. Saya puas dengan karya-karya yang sudah saya kerjakan semaksimal mungkin sehingga bisa dilihat oleh umum.”, ungkap Ivana. (*)