Pasar Digital Indonesia Sumbang 50% Transaksi Belanja Online di Asia Tenggara

0
9

Jakarta, NAWACITA – Pasar digital Indonesia menyumbang 50% transaksi belanja online di kawasan Asia Tenggara. Sebagai perbandingan, pasar digital di Indonesia menyumbang 1 dolar Amerika Serikat (AS) dari tiap 2 dolar AS yang dibelanjakan di Asia Tenggara.

“Nilai ini merupakan yang terbesar di Asia Tenggara dan masih sangat mungkin untuk dikembangkan,” kata Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Kemaritiman Kementerian Kominfo RI, Septriana Tangkary, Kamis (18/7).

Salah satu caranya, menurut dia adalah dengan mendorong sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) “terjun” ke pasar digital tersebut. Ia menjelaskan dengan semakin banyaknya UMKM yang terlibat dalam ekonomi digital melalui pita lebar, bisnis elektronik, media sosial, teknologi awan, dan platform telepon seluler atau ponsel, maka akan bertumbuh lebih cepat dari segi pendapatan dan penyediaan lapangan kerja, serta menjadi lebih inovatif dan lebih kompetitif menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

“UKM harus dapat memanfaatkan kesempatan ini agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Dengan perkembangan digital yang sangat pesat sudah saatnya Indonesia tidak hanya menjadi target pasar,” terangnya.

Data Kemkominfo pada 2018 sebanyak 9,61 juta unit UMKM dari 60 juta unit usaha sudah memanfaatkan platform online. Ini bisa terus dikembangkan dengan target pasar penetrasi pengguna internet di Indonesia yang mencapai lebih dari 171,17 juta.

Menurutnya pemerintah telah menyusun Peta Jalan E-Commerce Nasional, hasil kolaborasi lebih dari delapan kementerian dan lembaga pemerintah, yang jika terimplementasikan tepat waktu maka terproyeksikan nilai transaksi E-Commerce sebesar US$ 130 Milyar pada tahun 2020.

Hal itu bukan tidak mungkin karena berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencapai 61,41%, dengan jumlah UMKM hampir mencapai 60 juta unit.

Dari segi infrastruktur, Kemkominfo meningkatkan akses internet ke seluruh Indonesia, dari yang di daerah tadinya hanya bisa SMS saja sekarang bisa menggunakan layanan internet. Proyek Palapa Ring sudah sampai ke Indonesia bagian Timur. (*/Ant)

Tinggalkan Balasan