Partai Gerindra Nyatakan Pilpres 2019 Pertarungan Terberat Capres Prabowo Subianto

0
67
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani (tengah) (Foto: Ist)

Jakarta, NAWACITA– Partai Gerindra mengakui pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 lebih sulit dibandingkan pada tahun 2014 dalam mengusung Capres Prabowo Subianto.

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menjelaskan bahwa pertarungan di Pilpres 2019 merupakan demokrasi terberat bagi ketua umum partainya yang diusung sebagai Capres melawan petahana Joko Widodo.

“Terus terang ini adalah bobot terberat beliau (Prabowo) menjadi calon presiden,” kata Muzani di Jakarta, Kamis (11/10)

Dikatakanya, dukungan para kepala daerah kepada Capres nomor urut 1 Jokowi-ma’ruf seakan-akan seperti terkodinir. Para Bupati, Walikota dan Gubernur secara terbuka kepada publik menyatakan mendukung Jokowi.

“Ramai-ramai kepala daerah menyatakan dukungan seperti dikerahkan, kata Muzani kepada awak media, tuturnya.

Beda dengan para kepala daerah yang pernah mereka usung lebih diam dan tidak berani menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto.

“Para kepala daerah yang kita menangkan tidak pernah kita ajak untuk melakukan deklarasi atau mengumumkan ke publik. Kita juga tidak mengarahkan, ujar Muzani.

Ia pun mengingatkan, saat konstestasi Pilpres 2009, calon petahana waktu itu, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang berpasangan dengan Boediono tidak melakukan cara seperti itu.

“Dulu 2009 tidak ada pengerahan bupati, wali kota, gubernur semasif seperti sekarang ini,” tuturnya.

Puluhan kepala daerah menyatakan mendukung Joko Widodo atau Jokowi di Pilpres 2019. Untuk tingkat gubernur saja, sebanyak 15 orang telah menyatakan mendukung Jokowi. Sisanya adalah para bupati dan wali kota di Indonesia.

Di antara kepala daerah yang mendukung Jokowi-Ma’ruf yakni Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru-Mawardi Yahya, Gubernur Papua Lukas Enembe Wali Kota Solok Zul Elfian, Bupati Solok Gusmal, Bupati Sijunjung Yuswir Arifin, Bupati Dharmasraya Sutan Riska dan masih banyak lagi.

Tinggalkan Balasan