Partai Demokrat Siap Berikan Sanksi Atas Pelarangan Demiz Bergabung di TKN Jokowi-Ma’ruf

0
369
Waketum PD Syarief Hasan

Jakarta, NAWACITA– Partai Demokrat akan mengambil langkah terhadap bergabungnya Deddy Mizwar alias Demiz sebagai tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf yang berseberangan dengan dukungan partai.

Demiz merupakan politikus Partai Demokrat (PD) Demiz yang diangkat sebagai juru bicara dalam Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Hal tersebut diungkapkan Waketum PD Syarief Hasan bahwa kehadiran Demiz dalam tim tersebut segera dibahas statusnya sebagai kader oleh pengurus partai terkait sanksi yang akan diberikan.

“Tentunya kan ada aturan yang baku di partai. Tergantung daripada bobot kesalahannya kalau dianggap salah. (Sanksinya) macam-macam. Kalau terlalu berat ya konsekuensinya berat,” kata Syarief kepada wartawan di Jakarta, Selasa (4/9).

Saat ditanya jika sikap kader berbeda keputusan politik pada Pilpres mendatang termasuk pelanggaran berat atau tidak, ia mengamininya. “Kalau menurut saya berat,” ujar Syarief.

Syarief menepis sanksi berat hanya ditujukan kepada Deddy Mizwar saja. Keputusan yang sama juga, kata dia, akan diberlakukan terhadap Ketua DPD PD Papua Lukas Enembe, yang secara pribadi menyatakan dukungan kepada pasangan Jokowi-Ma’ruf.

“Memang di Partai Demokrat itu diwajibkan setiap kader harus loyal kepada partai apapun yang diputuskan pimpinan. Memang fatsunnya demikian,” jelas anggota Komisi I DPR itu.

Syarief menegaskan, seluruh kader Demokrat harus loyal kepada pimpinan serta keputusan partai. Soal sikap Demiz dan Lukas, ia berharap hanya miskomunikasi.

“Kita harapkan ini hanya berita yang perlu diklarifikasi. Mungkin tidak sepenuhnya benar,” tandasnya.

 

 

 

(Red: Hulu, sumber TS)

Tinggalkan Balasan