Para Kader Terlibat Korupsi, Akbar Tanjung Prihatin Kondisi Partai Jelang Pemilu 2019

0
27
Akbar Tandjung Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar. (Foto: Ist)

Jakarta, NAWACITA–  Akbar Tandjung Senior Golkar mulai khawatir akan suara partai yang bisa menurun pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 akibat ulah beberapa oknum yang terlibat masalah hukum.

Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa kader terjerat kasus korupsi dan ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Akbar meminta kepada para pengambil keputusan di DPP memperhatikan kondisi partai saat ini.

“Saya khawatir orang-orang Golkar yang terlibat korupsi akan menggerus suara dan citra Golkar di mata masyarakat,” kata Akbar Tandjung yang menjabat Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (27/9).

Penahanan sejumlah petinggi Golkar oleh KPK membuat kesedihan bagi para senior, termasuk Akbar Tandjung yang pernah menjabat sebagai ketua umum Partai.

Akbar juga memperhatikan sikap petinggi Partai Golkar yang belum mengambil tindakan egas terhadap kader yang terjerat kasus korupsi.

“Harusnya ada sanksi tegas kepada mereka yang terjerat kasus korupsi,” tegas Akbar.

Mantan Ketua DPR RI itu menilai para petinggi Partai Golkar seperti tidak menganggap penting terhadap kasus korupsi.

Akbar mempertanyakan slogan “Golkar Bersih” padahal sejumlah kadernya terlibat korupsi yang saat ini menjalani penahanan.

Diketahui, sejumlah elite Partai Golkar terlibat kasus tindak pidana korupsi seperti Setya Novanto, Idrus Marham, Fayakun Andriadi, dan Eni L Saragih tapi belum diberikan sanksi tegas.

Namun, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto belum mengambil tindakan tegas maupun sanksi terhadap kader yang terindikasi terlibat tindak pidana korupsi.

 

 

(Red: Pendi, sumber Antara)

Tinggalkan Balasan