AHY Tahu Puan Maharani Calon Kuat Menuju 2024

0
147
Ketua Umum Partai Demokrat Mayor TNI (purn) AHY ( Jas Hitam) dan Ketua DPR RI Dr. HC Puan Maharani (ditengah

Jakarta, NAWACITAPOST-Pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Mayor TNI (Purn) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Ketua DPR Dr.(HC) Puan Maharani di gedung DPR seakan memberi sinyal supaya Demokrat dapat diajak dan diterima dalam pagelaran Pilkada 2020, Kamis (6/8/2020) di Gedung DPR RI.

Baca Juga : PDI Perjuangan dan Gerindra Resmi Dukung Gibran, Sinyal Positif Puan Maharani Menuju 2024

Hanya dua pintu Demokrat mengharapkan ajakan dari Istana Negara dan Teuku Umar 46 (kediaman Pribadi Megawati Soekarnoputri). Pintu itu bisa dibuka melalui Puan. AHY sadar bertemu Jokowi dan Mega  hanya silaturahmi biasa.

Sedangkan bertemu Puan sesama anak muda silaturahminya bisa berlanjut bukan saja dalam konteks Pilkada 2020 melainkan di Pilpres 2024.

AHY paham dan tahu bahwa mantan Menteri PMK ini adalah calon kuat di Pilpres 2024. Bertambah mesranya Mega dan Prabowo semakin meyakinkan anak sulung SBY ini harus bertemu dengan Puan.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputeri (kanan) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri)

Jika dulu SBY sebagai Presiden dan Ketua Umum Demokrat banyak didekati elit partai lain di rumah pribadinya ayah dari AHY, Cikeas. Saat ini nampaknya AHY harus mendekat dan bertemu. Memang politik itu bisa menjadi magnet dan menjauh dari magnet.

Suami dari Anisa Pohan ini harus rajin memutar otak, mencari tahu siapa yang perlu didekati dan siapa yang hanya sekedar disapa.

Sekedar mengingatkan saja. Saat ayahnya Puan masih ada (Taufik Kiemas-alm)  SBY mengutus beberapa orang supaya PDI P dibawah komando Megawati masuk kabinet. Jawaban Mega kala itu, hanya satu. Tidak mau dan ingin berada diluar pemerintahan SBY, seperti disampaikan orang dekatnya Mega ada Tjahjo Kumolo, Hasto. Dan Pramono Anung.

Namun untuk saat ini, Jokowi tak menawarkan kursi kabinetnya ke Demokrat. Menggunakan pertemuan dengan nakhoda PDI Perjuangan Mega sebagai partai pengusung Jokowi tak membuahkan hasil yang berarti.

Makanya  bertemu dengan Puan adalah pilihan  jitu untuk bisa membuka segalanya. Minimal untuk  Pilkada Solo dan Medan Demokrat bisa diajak. Demikian juga 2024 Demokrat diajak lebih lagi.

Mungkin Mayor TNI Purnawirawan ini berpikiran bahwa jika bertemu Puan, maka urusan dengan Mega dan Jokowi bisa terselesaikan dan berjalan mulus.