Jumat, 5 Juni 2026

Terkait pemberitaan kewajiban karantina bagi tim Indonesia di Yonex All England 2021 di Birmingham, Inggris

Photo Author
Kornelius, Nawacita Post
- Kamis, 18 Maret 2021 | 11:59 WIB
Inggris, NAWACITAPOST - Terkait dengan adanya pemberitaan kewajiban karantina bagi tim Indonesia di Yonex All England 2021 di Birmingham, Inggris yang akibatkan tidak dapat dilanjutkannya partisipasi tim dalam pertandingan tersebut, KBRI telah melakukan koordinasi intens dengan Ketua Timnas All England Pak Ricky Subagja dan Kemenpora.

BACA JUGA :Menlu RI Tegaskan Akses yang Adil atas Vaksin adalah Kunci untuk Segera Keluar dari Pandemi

Menlu RI juga telah memberikan arahan yang jelas untuk memastikan tidak ada diskriminasi dan unfair treatment terhadap partisipasi atlit bulutangkis Indonesia pada turnamen All England tersebut.

Di saat yang sama, Dubes RI di London Desra Percaya sudah melakukan kontak langsung kepada Dubes Inggris di Jakarta, Owen Jenkins dan meminta agar beliau melakukan intervensi ke National Health Services (NHS) / otoritas kesehatan Inggris untuk  memastikan alasan dan narasi kewajiban isolasi mandiri 10 hari  tidak ada diskriminasi dan unfair treatment terhadap atlit Indonesia; dan opsi kemungkinan dilakukan tindakan yang mungkinkan atlit Indonesia lanjutkan kompetisi di All England.

 

Pagi ini KBRI akan melakukan pendekatan langsung kepada otoritas Inggris, utamanya NHS, dan juga BWF sebagai penyelenggara  dengan pesan yang sama sebagaimana disampaikan Dubes RI kepada Dubes Inggris di Jakarta.

BACA JUGA :Menlu RI Retno : Dalam sejarahnya, ASEAN selalu mengutamakan dialog dalam menyelesaikan masalah.


Pada  tanggal 18 Maret 2021  KBRI dan Ketua Timnas Pak Ricky Subagja akan selenggarakan joint press melalui zoom.

Sebagai catatan, saat ini Pemerintah Inggris masih memberlakukan lockdown dan pengaturan protokol kesehatan yang ketat mengingat angka penularan Covid-19 yang relatif masih tinggi. Turnamen All England pun diselenggarakan dengan pengaturan khusus, ketat dan tertutup tanpa penonton.(KBRI London)

 

 

 

 

 

Editor: Kornelius

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini