Anies Bangun Jalur Sepeda 63 KM, Ingin Jakarta Bersih

0
165
Anies Bangun Jalur Sepeda 63 KM, Ingin Jakarta Bersih

Jakarta, NAWACITA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ingin agar Jakarta menjadi kota yang ramah untuk bersepeda dengan membangun jalur sepeda hingga 63 kilometer.

“Jadi, saya mengajak seluruh warga Jakarta agar kita lihat sepeda bukan sebagai semata alat olahraga, tetapi alat transportasi,” kata Anies di Jakarta, Jumat. Anies berharap Jakarta menjadi kota pelopor ramah lingkungan, termasuk penggunaan sepeda.

Anies, tengah membangun sistem mobilitas perkotaan berkelanjutan yang ramah lingkungan dan humanis sehingga mereka terus berinovasi menciptakan fasilitas dan pelayanan sistem angkutan umum. Ia menyebutkan salah satunya adalah membuat jalur sepeda di sepanjang jalan yang diberlakukan kebijakan ganjil genap.

Baca juga: Danill Medvedev Raih Kemenangan di Petersburg Open

Kendati demikian, Anies menyebut jaringan jalur sepeda dengan total panjang 63 km yang dibagi dalam tiga fase meliputi wilayah Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat tersebut masih kurang.

“Ini sangat menakjubkan melihat Jakarta membuat gerakan di jalur yang benar. Saya pikir Jakarta sudah melakukan kerja yang bagus dengan garis pembatas bersepeda. Hal ini akan melindungi para pesepeda,” tuturnya.

Pada hari Jumat, Anies Baswedan bersama para jajarannya bersepeda mulai dari Velodrome Jakarta Timur menuju Kantor Balai Kota Pemprov DKI Jakarta untuk menguji coba jalur sepeda fase pertama.

“Fase pertama aspalnya akan diganti, menunggu aspalnya diganti dalam beberapa waktu ini, sesudah itu baru dipasang penandanya supaya tidak kerja dua kali,” papar Anies dalam evaluasi uji coba jalur sepeda fase pertama tersebut.

Baca juga: Data Pelanggan Lion Air Bocor, Begini Tanggapan Menkominfo

Anies menjelaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan melakukan uji coba jalur sepeda di setiap fase mulai 20 September hingga Selesai Sampai 19 November 2019.

Tiga fase uji coba ini terdiri atas fase satu, yakni Medan Merdeka Selatan-Jalan Pemuda (20 September s.d. 11 Oktober 2019), fase dua sepanjang Jalan Jenderal Sudirman-Jalan RS Fatmawati Raya (12 Oktober s.d. 1 November 2019), dan fase tiga sepanjang Jalan Tomang-Jatinegara (2 November s.d. 19 November 2019).