Tidak Mampu Pola Main Unggul Dunia, Gregoria: Penampilan Saya Masih Tidak Stabil

8
130

Jakarta, NAWACITA – Gregoria Mariska Tunjung, Tunggal putri Indonesia harus mengakui ketangguhan pebulutangkis nomor satu dunia asal Chinese Taipei, Tai Tzu Ying, pada babak kedua Jepang Terbuka 2019. Gregoria mengakui bahwa penampilannya masih tidak stabil di turnamen level Super 750 tersebut.

“Penampilan saya masih tidak stabil. Pemain level top pasti sadar kalau pola main lawannya tidak menguntungkan buat dia. Tzu Ying juga begitu, waktu saya dapat beberapa poin, dia langsung ubah pola main dan saya tidak siap, terkejar terus sama dia,” kata Gregoria seperti dikutip dari situs resmi PBSI.

Tampil di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Kamis (25/7) waktu setempat, Gregoria kalah dari Tzu Ying dengan kedudukan 18-21 dan 15-21. Laga tersebut dituntaskan dalam waktu 29 menit.

Gregoria sebenarnya beberapa kali mampu memimpin perolehan skor atas Tzu Ying. Tetapi, tunggal putri nomor satu dunia itu berhasil mengambil alih permainan dan berbalik unggul.

Kekalahan ini sekaligus membuat Gregoria gagal membalaskan dendamnya dari Tzu Ying. Sebelumnya, kedua pemain tersebut sempat bertemu di Piala Sudirman 2019, Mei lalu. Kala itu, Gregoria juga dihentikan dua game langsung 16-21 dan 14-21.

“Kalau dibanding pertemuan sebelumnya, kurang lebih penampilan saya masih sama saja, saya masih kesulitan. Seharusnya kalau sudah pernah ketemu kan hafal, tapi dia pintar di bagian ubah-ubah polanya. Mainnya tidak monoton, dia adalah pemain yang cerdas,” ucap Gregoria.

Mengevaluasi penampilannya pada dua turnamen beruntun di Indonesia Terbuka 2019 dan Jepang Terbuka 2019, Gregoria merasa jika fokus di lapangan masih menjadi kendala utamanya.

“Masih banyak yang harus saya perbaiki di latihan, kalau di pertandingan lebih ke fokusnya. Badan belum terasa capek, tapi fokusnya yang lebih capek, dan tidak bisa terus konsisten dan tahan lama fokusnya. Mungkin saya harus lebih rileks, kalau menggebu-gebu malah tidak dapat fokusnya,” tuturnya.

Dengan kekalahan Gregoria tersebut, Indonesia dipastikan tidak dapat merengkuh gelar juara dari sektor tunggal putri. Sebelumnya, Fitriani juga tersingkir oleh wakil China, Chen Yu Fei, pada babak pertama Jepang Terbuka 2019, Rabu (24/7) kemarin.

Comments are closed.