Bos Yamaha Yakin MotoGP Tanpa Rossi Tetap Ramai Penonton

13
147

Jakarta, NAWACITA – Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, meyakini bahwa publik MotoGP sudah siap menyongsong masa pensiun Valentino Rossi. Jarvis percaya MotoGP tetap berlanjut tanpa The Doctor di lintasan balap.

Kontrak Rossi dengan Yamaha memang baru akan habis pada akhir 2020 mendatang, namun performanya yang menurun pada pertengahan musim ini membuat publik bertanya-tanya apakah rider Italia berusia 40 tahun itu masih bisa tampil kompetitif.

Jarvis sendiri sudah menyatakan bahwa pihaknya sudah tak lagi menjadikan Rossi sebagai sentral proyek masa depan. “Apakah MotoGP sudah siap menghadapi masa pensiun Vale? Saya rasa sudah,” ungkap asal pria Inggris ini.

“Tiap kali seorang juara berhenti dari olahraga apa pun, efeknya memang langsung terasa. Contohnya Formula 1 usai kecelakaan tragis Ayrton Senna. Tapi F1 terus berlanjut dan ‘selamat’, seperti halnya pula saat Michael Schumacher pensiun,” lanjutnya, sperti dikutip Liputan6.

Bukan rahasia lagi Rossi masih memiliki fanbase terbesar di MotoGP. Setiap sirkuit penyelenggara selalu penuh penggemar dengan baju kuning, warna khas Rossi. Meski begitu, Jarvis yakin penonton MotoGP takkan berkurang saat Rossi pensiun nanti.

“Anda pikir kehadiran penonton akan berkurang 50-60% saat Vale pensiun, tapi saya rasa tidak. Kualitas persaingan MotoGP kini sangat kuat. Ada 6 pabrikan peserta, banyak perusahaan penting terlibat. Jadi kejuaraan ini akan terus berlanjut,” paparnya.

Jarvis yakin MotoGP akan merindukan Rossi, tapi penggemarnya tak perlu kelewat cemas. “Vale akan tetap terlibat dalam olahraga ini. Mungkin ia takkan hadir di tiap balapan, tapi akan tetap berkomitmen dengan Yamaha. Toh ia juga punya tim balap,” ujar Jarvis. (Ant)

Comments are closed.