Kamis, 4 Juni 2026

TNI AD Investigasi Kronologis Kecelakaan Heli Bell 412 di Bandung

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Minggu, 28 Mei 2023 | 22:07 WIB

Jakarta, NAWACITApost.com - Sebuah Helikopter Jenis Bell 412 milik TNI AD mengalami kecelakaan di kawasan Kampung Boyongbong, Desa Patenggang, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (28/5/2023). Heli tersebut diperkirakan jatuh sekitar pukul 13.30 waktu setempat, hingga terbakar.

“Heli tersebut diperkirakan jatuh sekitar pukul 13.30 waktu setempat, hingga terbakar. Namun, tidak ada korban jiwa, baik dari prajurit TNI AD yang melaksanakan latihan, maupun dari masyarakat sekitar,” ujar Kadispenad Brigjen TNI Hamim Tohari, dalam keterangannya, Minggu (28/5/2023).

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, baik dari prajurit TNI AD yang melaksanakan latihan, maupun dari masyarakat sekitar. Crew Heli yang berjumlah lima orang, seluruhnya dalam kondisi selamat, dan hanya mengalami luka-luka akibat benturan.

Saat ini seluruh crew Heli telah dievakuasi ke RS Dustira, Cimahi, guna mendapatkan penanganan medis.Helikopter milik TNI AD tersebut dioperasionalkan oleh Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) dalam latihan pra tugas, baik dalam mobilisasi udara maupun dukungan logistik.

Kronologis dan penyebab jatuhnya heli hingga saat ini masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang, dan TNI AD telah mengirimkan tim investigasi untuk menangani kasus kecelakaan heli tersebut. Berdasarkan informasi, heli tersebut mengalami kecelakan saat digunakan mendukung latihan pra tugas Batalyon Infanteri 300/BJW.

Berikut adalah beberapa spesifikasi teknis dari helikopter Bell 412



  • Jenis: Helikopter bermesin ganda

  • Produsen: Bell Helicopter, Amerika Serikat

  • Jumlah mesin: 2 buah

  • Jenis mesin: Pratt & Whitney Canada PT6T-3D

  • Tenaga mesin: 1.800 tenaga kuda

  • Kapasitas: 2 pilot + hingga 15 penumpang (tergantung pada konfigurasi kabin)

  • Panjang: 17,10 meter

  • Lebar rotor: 14,02 meter

  • Tinggi: 4,67 meter

  • Berat kosong: 2.830 kg

  • Berat maksimum saat lepas landas: 5.080 kg

  • Kecepatan maksimum: sekitar 140 knot (sekitar 260 km/jam)

  • Jangkauan terbang maksimum: 370 nm (sekitar 685 km)

  • Ketinggian maksimum: 6.096 meter

  • Sistem bahan bakar: Kapasitas total 1.491 liter

  • Sistem navigasi dan komunikasi canggih

  • Sistem pencegahan tabrakan

  • Sistem kontrol penerbangan yang canggih

  • Sistem pendaratan darurat otomatis


 

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini