Jembrana, Nawacitapost.com-Jelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1945 pada 22 dan 23 Maret 2023, polisi Jembrana menyiapkan pengamanan dan rekayasa lalu lintas dan penyebrangan di Pelabuhan Gilimanuk dan Pelabuhan Ketapang.
Jelang Perayaan Nyepi, Ribuan Umat Hindu Mengelar Upacara Melasti Di Pantai Jolosutro Blitar
Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana menjelaskan, menjelang Hari Raya Nyepi telah melibatkan seluruh polsek untuk pengamanan setiap kegiatan di beberapa lokasi dan pantai di Wilayah Kabupaten Jembrana.
Hari Raya Nyepi, Lapas Pemuda Tangerang Berikan Remisi Kepada 3 WBP Beragama Hindu
"Untuk pelaksanaan festival ogoh-ogoh kita juga sudah siapkan baik itu di masing-masing desa adat yang ada di Kabupaten, jadi kita sudah lakukan pola-pola pengalihan arus dan kita mengimbau mungkin karena di sepanjang atau mungkin di seluruh Bali pada saat pelaksanaan ogoh-ogoh itu bersamaan," jelasnya dalam keterangan yang dikutip, Sabtu 18 Maret 2023.
Dua Orang WBP Lapas Selong Mendapat Remisi Khusus Hari Raya Nyepi
Menurut Dewa Gede, tahun ini adalah pertama kalinya pawai Ogoh-ogoh dilaksanakan kembali pasca Pandemi. Sedangkan untuk transportasi Dewa mengatakan, pihaknya telah mengatur pengamanan di Pelabuhan Gilimanuk dan Ketapang.
“Untuk transportasi, himbauan kepada masyarakat bahwa di pelabuhan gilimanuk khususnya, sudah di sampaikan bahwa pada pukul 10.00 Wib atau pukul 11.00 Wita, Pelabuhan Ketapang sudah tidak akan melakukan penyeberangan lagi menuju ke Gilimanuk, tetapi dari Gilimanuk tetap akan disediakan 3 kapal untuk mengantisipasi apabila masih ada yang tercecer sampai dengan malam atau subuh pada pukul 03.00 Wita masih ada kapal yang digunakan apabila darurat misalnya untuk penyeberangan ke ketapang,” ungkapnya.
“Kemudian besoknya pada pukul 05.00 Wita atau 06.00 Wita itu dari Ketapang sudah ada kapal yang akan menuju ke Gilimanuk, masyarakat diimbau untuk misalnya akan ke Jawa setelah Hari Raya Nyepi diimbau setelah pukul 06.00 Wita, baru akan tersedia, karena untuk dijalur utama pada pukul 06.00 Wita baru boleh melakukan aktifitas kembali,” jelas orang nomor satu di jajaran Polres Jembrana.
Dalam rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi Polres Jembrana menggelar secara keseluruhan sekitar 450 dibagi dengan berbagai kegiatan jadi tidak semuanya satu hari.
"Jadi mungkin di pengerupukan ada sekitar 200 personil kemudian di kegiatan Melasti maupun di Ngembak Geni, karena di Ngembak Geni pada tempat-tempat wisata seperti pada tempat-tempat pantai yang ada di Kabupaten Jembrana,” pungkasnya.