CILEGON, NawacitaPost.com Pemkot Cilegon melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Koperasi Usaha  Kecil Menengah (UKM) mengikuti Indonesia City Expo 2022 di Kota Padang, Sumatera Barat yang diselenggarakan dari tanggal 7 sampai tanggal 10 Agustus 2022

Sejumlah produk hasil karya warga Cilegon dipasarkan di stand Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol Kota Padang. Mulai dari makanan ringan, buah golden melon, batik hingga cangkul dan golok.

Sampai hari ketiga pameran, produk-produk yang dibawa Pemkot Cilegon nyaris ludes terjual. Sejak hari pertama hingga ketiga, warga Padang begitu antusias mendatangi stand pameran, termasuk menyerbu stand Pemkot Cilegon.  “Produk makanan yang kami bawa dari Cilegon ludes terjual,” kata Firman, Kasubag Umum Kepegawaian Dinas Koperasi dan UKM, Selasa (09/08).

Demikian juga produk-produk kerajinan seperti tas, batik dan cangkul. “Puluhan kain batik habis. Bahkan kami tidak menyangka, cangkul produksi Cilegon juga laku. Dari 25 unit yang kami bawa, lebih dari separuhnya terjual,” kata Hamanto, pelaku UMKM Cilegon yang menjaga stand.

Kepala Disperindag Kota Cilegon, Syafrudin mengapresiasi jajarannya yang telah berupaya membina usaha kecil dan membantu memasarkannya. “Selama ini Cilegon dikenal sebagai kota industri, tapi dengan mengikuti event-event seperti ini, produk UMKM-nya juga mudah-mudahan ikut dikenal, ” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Cilegon, Agus Ubaidillah berharap event pameran berskala nasional ini menjadi motivasi buat pelaku UMKM. “Mumpung UMKM ini sekarang mendapatkan dukungan luar biasa dari Pak Wali dan Pak Wakil Walikota. Kalau UMKM-nya maju, insya Allah masyarakatnya juga maju. Mengurangi pengangguran,” katanya.

Menurut Agus, pihaknya terus berupaya membantu kemajuan UKM dan UMKM. Baik dari sisi kelembagaan, pemasaran hingga pendanaan.

Baca juga :  Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Siapkan 3 KEK Pariwisata

Dari sisi kelembagaan, kata Agus, pihaknya membantu perizinan, label halal, hingga pendaftaran paten. Dari sisi pemasaran, juga dibantu promosi, ikut pameran, kemasan, hingga promosi digital. “Dari sisi pendanaan kita ada dana bergulir yang bunganya bisa nol persen. Alhamdulillah pemerintah Kota Cilegon sangat mendukung,” jelas Agus.(FN)