Nawacitapost.com

Jakarta, NAWACITAPOST.COMPresiden Joko Widodo memimpin jalannya rapat terbatas evaluasi mudik lebaran tahun 2022. Dalam kesempatan tersebut Jokowi mengatakan jalannya arus mudik dan arus balik lebaran 2022 berlangsung aman tanpa ada peristiwa yang berakibat fatal, dan tidak ada penambahan kasus COVID-19 yang berarti.

Mudik Lebaran tahun ini, pada H-7 serta H+7 , jumlah penumpang kendaraan umum turun dibanding tahun 2019.

Menurut Jokowi, penurunan ini terjadi akibat para penumpang kendaraan umum beralih menggunakan kendaraan pribadi. Jokowi mengatakan, jumlah kendaraan di jalan tol yang keluar Jabodetabek selama arus mudik kemarin berjumlah 2,6 juta, dan kendaraan di jalan non tol yang keluar dari Jabodetabek 2,4 juta.

“Pergerakan yang meninggalkan Jabodetabek sebesar 13,3 juta orang,” ujarnya.

Kecelakaan selama mudik juga turun 45 persen, dari 3.199 kasus di tahun 2019, menjadi 1.763 kasus kecelakaan.

“Korban yang meninggal turun 72%, korban yang luka berat turun 24%, korban yang luka ringan turun 42%, dan dari survei yang dilakukan oleh lembaga survei Indonesia, mayoritas masyarakat menyatakan kepuasannya terhadap penyelenggaraan mudik lebaran tahun ini. Saya kira ini diapresiasi oleh masyarakat,” ujarnya.

Hasil survei juga menyebutkan, mayoritas masyarakat puas terhadap penyelenggaraan mudik Lebaran tahun ini.

Selain itu, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan agar penyelenggaraan mudik selanjutnya dapat berjalan dengan lebih baik. Salah satunya, perbaikan manajemen rekayasa lalu lintas, penambahan kapasitas penampungan kendaraan menuju pelabuhan penyeberangan, memangkas waktu antre kendaraan untuk naik ke angkutan penyeberangan, menambah kapal penyeberangan, hingga perluasan dermaga yang padat.

Selain itu, pada jalan non-tol di jalur pantai selatan, perlu dipersiapkan sarana dan prasarana pendukung dengan baik agar dapat digunakan pada mudik Lebaran

Baca juga :  Sosialisasi PIP, Warga Jambangan: 'Terima Kasih Mbak Puti, Terima Kasih PDIP, Terima Kasih Pak Jokowi'