Nawacitapost.com

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Pertemuan Presiden Jokowi dengan CEO Tesla Inc. Elon Musk akhirnya membuahkan hasil. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memastikan bahwa Tesla bakal berinvestasi di Indonesia.

Namun Tesla kabarnya berminat investasi pada ekosistem baterai mobil dan mobil listrik di Indonesia, dengan membangun pabrik di Batang, Jawa Tengah.

“Batang akan jadi pusat kawasan Industri terbaik di Indonesia. Di sana akan ada perusahaan-perusahaan besar, seperti LG, Foxconn, Tesla pun Insyaallah akan masuk ke sana dan beberapa perusahaan lain,” ujar Bahlil, dalam konferensi virtual yang disiarkan Youtube Kementerian Investasi (19/5/2022).

Pabrik Tesla yang sudah berdiri di tiga negara di dunia menerapkan teknologi canggih.

Saat ini Tesla telah memiliki total enam pabrik besar. Tesla memproduksi mobil-mobilnya di tiga negara yang mewakili tiga benua. Pabrik Tesla sejauh ini ada di Amerika Serikat, China dan Jerman. Pabrik-pabrik tersebut memproduksi berbagai macam mobil listrik Tesla, baterai lithium-ion, hingga supercharger.

Di Amerika Serikat, Tesla punya empat pabrik. Pertama ada Pabrik Fremont, California yang memproduksi Tesla Model S, Model 3, Model X dan Model Y. Lalu pabrik Gigafactory Nevada yang diklaim sebgai pabrik terbesar yang memproduksi motor penggerak listrik dan baterai.

Kemudian Gigafactry New York yang memproduksi atap surya dan komponen elektrik untuk Supercharger. Terakhir ada Gigafactory Texas yang menjadi kantor pusat global Tesla dan akan memproduksi Tesla Cybertruck dan Model Y.

Tesla juga mendirikan pabrik di China yang menjadi pabrik Tesla pertama di luar Amerika. Pabrik di China iu adalah Gigafactory Shanghai. Di China, Tesla memproduksi mobil listrik Tesla Model 3 dan Model Y.

Baca juga :  Ulang Tahun Jokowi, Ir. H. Sofyanhadi Marzuki, MscE bersama Alumni Oil.Inc Kagum Konsep NAWACITAnya

Sementara di Eropa, Tesla mendirikan Gigafactory di Berlin, Jerman. Ini menjadi pabrik pertama Tesla di Eropa yang memproduksi Tesla Model Y, baterai dan lain-lain.

Nawacitapost.com

Pabrik-pabrik Tesla tersebut dilengkapi dengan teknologi canggih. Dalam memproduksi mobil listrik, pabrik Tesla dibekali robot-robot canggih.

“Robot kami melengkapi presisi manual dan kemampuan beradaptasi pekerja manusia kami, melakukan tugas manusia super seperti mengangkat mobil dan menyejajarkan suku cadang hingga ke (ukuran) mikron,” sebut Tesla.

Selanjutnya, proses perakitan dibantu oleh pekerja manusia. Mereka memulai perakitan mulai dari pemasangan kaca, pemasangan interior hingga pengetesan mobil setelah selesai diproduksi.

Saat ini, pabrik Tesla berada di 3 benua. Tesla telah mempekerjakan lebih dari 70.000 orang untuk memproduksi mobil listrik, baterai beserta pendukungnya.