Rachel Vennya Tak Ditahan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka, Apa Alasan Polisi ?

0
434

Jakarta, NAWACITAPOST – Selebgram Rachel Vennya bersama 3 orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka atas pelanggaran Pasal 93 Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan dan atau Pasal Pasal 14 UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

Namun walaupun ditetapkan sebagai tersangka Rachel tidak ditahan, lalu apa alasan polisi ?

Polda Metro Jaya menilai hukuman Rachel hanya dijerat dengan pasal yang ancaman penahanannya di bawah 5 tahun penjara, maka tidak dilakukan penahanan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus membenarkan, menurutnya ancaman yang diterima hanya 1 tahun penjara.

“Secara subjektif persangkaaan pasalnya ini ancamannya 1 tahun penjara. Kalau 5 tahun ke atas, baru kita tahan. Dia dijerat Pasal 93 Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan dan atau Pasal Pasal 14 UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular,” tutur Yusri, Rabu (3/11/2021).

Meurutnya kasus Rachel merupakan tindak pidana ringan sehingga tidak dilakukan penahanan, walaupun tersangka dijerat hukuman 1 tahun. Hal ini dilakukan sebab penyidik mempunyai penilaian subjektek untuk tidak melakukan penahanan.

“Secara subjektif seperti ini, ancamannya satu tahun penjara. Kalau lima tahun ke atas baru kami tahan,” jelas Yusri.

Sebelumnya Rachel bersama Salim Nauderer dan manajernya Maulida Khairunnisa telah diperiksa sebanyak dua kali di Polda Metro Jaya. Proses gelar perkara yang dijadwalkan juga maju dari tanggal semula yaitu 5 november 2021.

Kasus Rachel ini mencuat setelah namanya dikabarkan kabur dari karantina setelah menjalani 3 hari karantina, yang seharusnya dijalankan selama 8 hari.

Simak informasi menarik lainnya di Youtube NAWACITA TV