Jenderal bintang empat ini mengingatkan seluruh jajarannya untuk memahami keterbukaan informasi yang ada saat ini. Perubahan zaman dengan kemajuan teknologi mampu berdampak pada marwah kepolisian di mata masyarakat.
Baca Juga : Gebyar Akhir Tahun ! Nawacita TV Gelar Kontes Berhadiah Jutaan Rupiah
"Oleh karena itu perlu beradaptasi," kata Sigit dikutip dalam keterangan tertulis Divisi Humas Polri.
Sebagai generasi penerus di institusi Polri era ini, lanjut Sigit, seluruh jajaran harus mengukir sejarahnya sendiri. Tentunya, catatan sejarah tersebut harus bersifat prestasi, bekerja secara profesional serta bertugas sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat Indonesia saat ini.
"Oleh karena itu, pilihan Polri bagaimana pada saat ini Polri mengukir sejarah. Polri mencatat dalam buku putih sejarah dengan prestasi-prestasi, dengan hal yang baik untuk organisasi Polri, karena ini akan dikenang ke depan oleh generasi penerus kita," ujar Sigit.
Cek Berita viral di TikTok NAWACITA, klik Disini
Menanggapi pernyataan Listyo Sigit, warganet memberi beragam komentar.
"dikira bapak aja yang pengen dicintai, saya juga pengen pak. saya udah nungguin chatnya, ngabarin paling awal, ngasih perhatian tetep saja belum dicintai juga. sabar pak, kita memiliki keinginan yang sama," cuit akun @robbysiregar, Rabu (27/10/2021).
"Berjuang dulu pak kalau mau dicintai, ini ujung-ujung PDKT engga, ngechat engga, beliin makanan juga engga eh pengen dicintai," tulis @satrianugrrr
Adapula yang memberi komentar agar pihak Kepolisian bebenah akan kinerja dan marwah yang dihadirkan dalam masyarakat. "pepatah mengatakan 'jika kamu ingin dicintai oleh seseorang, maka cintailah dirimu sendiri dulu' so, intropeksi," tulis @22idealish
"coba dong bangun citra instansinya yang bagus, didik anggota agar 'humanis' sama masyarakat. Jangan disama ratakan pelanggar tilang atau sekedar demo dengan pelanggar hukum yang emang tingkat kriminal tinggi," cuit !daiki_aomine333.
https://youtu.be/Jvl17bwKTXM