"Malam tadi ada giat tangkap tangan di Kabupaten HSU," tutur Ketua KPK Firli Bahuri melalui keterangan tertulis, Kamis (16/9/2021).
Namun KPK menduga kuat ketujuh orang itu diduga korupsi pengadaan barang dan jasa dalam dua proyek lelang Rehabilitasi Jaringan Irigasi DIR pada dua desa di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menjelaskan atas pengamatan dari keterangan ada dugaan korupsi, langkah selanjutnya KPK melakukan penyelidikan untuk menemukan bukti permulaan yang cukup. “Maka KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan tersangka,” ujar Alexander Marwata, Kamis malam.
Adapun nama-nama yang disangkakan antara lain :
- Maliki selaku Plt Kadis PU pada Dinas PUPRT Kabupaten Hulu Sungai Utara sekaligus PPK dan KPA.
- Marhaini selaku Direktur CV Hanamas.
- Fachriadi selaku Direktur CV Kalpataru.
Kemudian empat orang lainnya belum tersangka :
- PPTK Dinas PUPR Kabupaten Hulu Sungai Utara, Khairiah.
- Mantan ajudan Bupati Hulu Sungai Utara, Latief.
- Kepala Seksi di Dinas PUPR Kabupaten Hulu Sungai Utara, Marwoto.
- Mujib selaku pihak swasta yang merupakan orang kepercayaan Marhaini dan Fachriadi
Simak informasi menarik lainnya di Youtube kami !
https://youtu.be/X6Ii7xDrX9M